Guns N' Roses dan Axl Rose Dituntut Karena Utang Soal Pembayaran Gaji

Guns N’ Roses dan Axl Rose Dituntut Karena Utang Soal Pembayaran Gaji

Konser bertajuk 'The Not in This Lifetime Tour' itu menunjukkan kembalinya Rose yang bergabung dengan Slash dan Duff McKagan untuk pertama kali sejak 1993.

Guns N’ Roses dan Axl Rose Dituntut Karena Utang Soal Pembayaran Gaji

Telegraf, Amerika – Guns N’ Roses dan Axl Rose digugat oleh mantan pemain tambahan dalam band-nya yang membantu selama tur. Sang penggugat mengklaim, band rock itu berutang lebih dari US$163 ribu atau Rp2,1 miliar kepadanya.

Pria bernama Chris Pitman itu menyebutkan, Guns N’ Roses belum membayar upahnya. Ia pun memintanya langsung kepada sang vokalis, Rose.

Mengutip NME, Pitman bermain untuk Guns N ‘Roses antara 1998 sampai 2016. Dirinya berperan sebagai pemain kibor dan pemain bass tambahan. Selama periode itu ia juga  sesekali membantu sebagai penyanyi latar dan pemain perkusi.

Tadinya,  utang itu harus dibayarkan pada 2011. Tapi kabar bangkrutnya Rose membuat adanya pengunduran masa pembayaran upah Pitman pada Oktober 2012.

Melalui surat pernyataan pengunduran pembayaran itu, Rose juga menulis pihaknya akan membayar biaya sebesar US$125 ribu atau Rp1,6 miliar.

Tapi Rose kembali ingkar janji. Pitman pun menaikkan angka yang harus dibayarkan, dihitung dengan bunga selama empat tahun terakhir. Hingga kabar ini berembus, baik Rose maupun Guns N’ Roses belum memberikan komentar atas gugatan itu.

Gugatan datang beberapa hari setelah kabar bahwa tur reuni Guns N’ Roses meraup keuntungan besar yaitu US$116,8 ribu (Rp1,5 miliar). Padahal mereka hanya konser di Amerika Utara.

Konser bertajuk ‘The Not in This Lifetime Tour’ itu menunjukkan kembalinya Rose yang bergabung dengan Slash dan Duff McKagan untuk pertama kali sejak 1993.

Dalam konser itu mereka menjadwalkan 56 tur di Amerika Utara, Amerika Selatan, Amerika Tengah, Asia dan Oceania. Mereka juga mengumumkan jadwal konser di Eropa baru-baru ini. (rsa)

Foto : Guns N’ Roses saat konser reunion. | The Daily Beast

KBI Telegraf

close