Dukung Pengusaha Indonesia dan Komunitas, BNI Syariah Hadir Dalam Diskusi “Indonesia Outlook 2018”

“Partisipasi ini dilakukan sejalan dengan value preposition BNI Syariah yaitu Hasanah Banking Partner, dimana BNI Syariah menyediakan berbagai kemudahan bagi komunitas Alste Indonesia, yang telah mencetak 2 (dua) menteri dala 1 (satu) cabinet"

Dukung Pengusaha Indonesia dan Komunitas, BNI Syariah Hadir Dalam Diskusi “Indonesia Outlook 2018”

Telegraf, Semarang – Untuk meningkatkan daya saing pengusaha Indonesia di ingkat dunia dalam menghadapi perubahan perekonomian global yang sangat dinamis Bank BNI Syariah turut andil dalam mensuport diskusi panel “Indonesia Outlook 2018” di Semarang.

BNI Syariah yakin salah satu faktor pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah kemajuan para pelaku usaha Indonesia. Maka dari itu, para pengusaha harus mempunyai daya saing yang tinggi sehingga siap menghadapi persaingan. Hal itu di ungkapkan (Plt.) Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo saat menghadiri diskusi panel yang diadakan oleh Alumni SMA 3 Semarang, Senin, (29/10/17).

Firman menjelaskan Indonesia sebagai salah satu bagian dari Asia yang saat ini menjadi calon kekuatan ekonomi baru dunia tentunya akan menjadi pertimbangan strategis tersendiri. Untuk itu BNI Syariah berusaha membantu memenuhi kebutuhan para pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya.

“Partisipasi ini dilakukan sejalan dengan value preposition BNI Syariah yaitu Hasanah Banking Partner, dimana BNI Syariah menyediakan berbagai kemudahan bagi komunitas Alste Indonesia, yang telah mencetak 2 (dua) menteri dala 1 (satu) cabinet,” tuturnya.

Firman menambahkan BNI Syariah berusaha menjadi mitra Hasanah (Hasanah Banking Partner) bagi masyarakat, nasabah, dan mitra untuk terus bergerak menebarkan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan Negara. Kami berharap kedepannya sinergi positif dengan berbagai pihak ini dapat terus terjalin sehingga lebih banyak lagi kebaikan yang dapat disebarluaskan bersama untuk mewujudkan Indonesia Ber-Hasanah.

Dalam diskusi panel tersebut hadir pula Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi sebagai narasumber utama. Dengan bahasan tentang bagaimana meningkatkan daya saing pengusaha Indonesia di tingkat dunia dalam menghadapi perubahan perekonomian global yang sangat dinamis. (Red)

Photo Credit: Istimewa

Atti K.