Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Diperlukan Strategi Khusus Untuk Bisa Mengalahkan Pasangan Ahok-Djarot
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Diperlukan Strategi Khusus Untuk Bisa Mengalahkan Pasangan Ahok-Djarot

Telegrafi Kamis, 22 September 2016 | 10:29 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ahok
Ahok
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Indonesian Institute For Development Democracy (INDED) menilai bahwa perlu ada lawan seimbang yang mampu mematahkan gagasan pasangan kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

Pasalnya, pasangan Ahok-Jarot tidak bisa dikalahkan hanya dengan strategi mendongkrak popularitas saja.

Peneliti senior INDED, Arif Susanto juga mengatakan, bahwa untuk bisa mengalahkan Ahok-Djarot diperlukan strategi khusus. Bahkan menurut Arif, lawan seimbang sekelas Anies Baswedan belum tentu bisa mengalahkan popularitas pasangan yang resmi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

“Lawan seimbang saja belum tentu bisa kalahkan popularitas mereka (Ahok-Djarot) ini makanya perlu strategi, lawan Ahok itu dengan ide-ide milik Ahok sendiri,” kata Arif Susanto seperti yang dilansir oleh  CNNIndonesia saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (21/9).

Misalnya, menurut Arif, Bahwa Ahok bisa diserang dengan kebijakannya yang dinilai tidak pro terhadap masyarakat kecil dan lingkungan. Salah satunya yaitu soal program reklamasi dan penggusuran yang banyak ditentang oleh sebagian warga DKI Jakarta.

Arif juga menuturkan jika lawan Ahok mampu mematahkan gagasan-gagasan Ahok, kendati nama pasangan yang melawan Ahok-Djarot itu tidak terlalu populer, bisa jadi suara warga Jakarta berbelok mendukung mereka.

“Tentunya lawannya ini harus cerdas. Prinsipnya kalahkan lawan bukan dengan kelemahannya, serang Ahok dengan isu SARA itu salah, harus dengan gagasan yang dikeluarkan Ahok sendiri,” katanya.

PDI Perjuangan telah mengumumkan calon gubernur DKI Jakarta yang mereka usung di ajang pemilihan kepala daerah 2017. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui Ketua DPP PDIP Andreas Pereira menyatakan resmi mengusung duet petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. (Ist/obs)

Foto : Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kanan) berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kedua kiri) ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?