Deureuham Dari BNI Syariah dan Bekraf Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Deureuham Dari BNI Syariah dan Bekraf Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

"Karena kami punya misi yaitu value proposision sebagai hasanah bangking patner, dan karena tahun ini BNI syariah mengfokuskan atau membesarkan ekonomi syariah melalui pembiayaan hahal ekosistem yaitu seluruh industri yang berkaitannya dengan halal ekosistem,'

Deureuham Dari BNI Syariah dan Bekraf Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif


Telegraf, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kemajuan dan perkembangan ekonomi kreatif entrepreneur (Ekrafpreneur) Indonesia, PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) selengarakan Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia 2018 (Deureuham).

“Deureuham merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap pelaku ekonomi kreatif untuk memperoleh akses pembiayaan usaha yang lebih mudah sesuai kriteria serta memberikan pembekalan produk-produk perbankan dan pengelolaan keuangan sesuai dengan prinsip syariah yang menjangkau kebutuhan para entrepreneur,” hal itu diungkapkan Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati.

Dhias menjelaskan Deureuham adalah salah satu kompetisi dalam mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif dimana nanti pemenang akan medapat hadiah Umroh dan mendapat kemudahan mendapatkan pembiayaan dari BNI Syariah.

“Karena kami punya misi yaitu value proposition sebagai hasanah bangking partner, dan karena tahun ini BNI syariah memfokuskan atau membesarkan ekonomi syariah melalui pembiayaan hahal ekosistem yaitu seluruh industri yang berkaitan dengan halal ekosistem,’ tutur Dhias.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menjelaskan adalah Deureham 2018 sebuah langkah inovatif Bekraf dalam menfasilitasi pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) mengakses pembiayaan perbankan syariah

Fadjar meneruskan Deureham 2018 ini merupakan sebuah langkah inovatif Bekraf dalam memfasilitasi pelaku Ekraf mengakses pembiayaan perbankan syariah. Harapannya, acara ini mampu menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis syariah secara signifikan di Indonesia.

Fadjar menambahkan, potensi Ekraf cukup besar. Ini terlihat dari kontribusi Ekraf terhadap PDB pada tahun 2016 mencapai Rp 922 triliun. Sedangkan pada tahun 2017 lalu mencapai Rp 1.000 triliun.

“Ini angka luar biasa bisa mengalahkan kontribusi di sektor lain seperti kontribusi pertambangan yang mengalami penurunan, sementara kontribusi Ekraf malah mengalami peningkatan,” tegasnya usai penandatangan kerja sama.

Kompetisi yang dibuka dengan dua segmen, yaitu kategori umum untuk pelaku usaha Ekraf yang mana berbasis syariah sub sektor kuliner, fasion kriya dan desain produk serta kategori teknologi untuk sub sektor aplikasi & game, film & animasi serta fotografi.

Restog Kusuma Direktur Akses Perbankan Bekraf mengatakan pemenang yang lolos kurasi yaitu bersifat kreatif dan inovatif serta memiliki dampak sosial yang positif.

Setelah launching akan diadakan roadshow akan digelar di lima kota (Palembang, Jakarta, Balikpapan, Surabaya, dan Makassar) Maret ini untuk menginformasikan secara luas acara Deureuham sekaligus menjaring pelaku usaha Ekraf berbasis syariah untuk berkompetisi mendapatkan edukasi dan pendampingan (workshop, mentoring, traning, bootcamp serta business matching.

“Adapun pendaftaran peserta secara online di http:l/deureuham.id/ ditutup pada 8 April ini.
Nantinya akan dipilih 100 peserta pada tiap regional, 10 peserta tiap regional berkesempatan mengikuti bootcamp yang terdiri dari Business Matching & Mentoring Bulan Mei mendatang,’ ungkap Restog Kusuma

Restog melanjutkan, masing-masing enam pemenang dari tiap regional mengikuti bootcamp nasional sekaligus mentoring yang ditutup dengan penganugerahan pemenang dengan hadiah Umroh beserta uang saku sekaligus pembiayaan dalam mengembangkan usaha dari BNI Syariah pada Juli. (Red)


Photo Credit : Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati dan Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. | Telegraf/Atti Kurnia

 

Atti K.

close