Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BNI Syariah Edukasikan Soal Akad-Akad Perbankan Syariah Pada Jurnalis
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

BNI Syariah Edukasikan Soal Akad-Akad Perbankan Syariah Pada Jurnalis

Telegrafi Rabu, 18 April 2018 | 08:14 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Telegraf.co.id/Kawat Berita Indonesia
Bagikan

Telegraf, Jakarta –  BNI Syariah menggelar workshop mengedukasi jurnalis mengenai akad-akad yang beredar di setiap produk perbankan syariah di di Gedung Tempo Pavilion BNI Syariah, Jakarta, Senin (16/04/18). Hal ini bertujuan  untuk meningkatkan pemahaman tentang akad-akad pada perbankan syariah.

Tribuana Tunggadewi Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah, mengatakan, edukasi ini sesuai dengan corporate value hasanah banking patner.

Menurutnya edukasi ini sangat penting karena perkembangan perbankan syariah dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari market share perbankan syariah yang telah berhasil keluar dari five percent traps. Walaupun market share perbankan syariah telah tembus 5 persen, perbankan syariah masih terus berusaha meningkatkan market share lagi di masa depan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan adanya perbankan syariah.

Lanjut Tribuana, salah satu upaya perbankan syariah untuk meningkatkan market share adalah dengan melakukan sosialisasi produk dan layanannya ke masyarakat mengingat tingkat literasi keuangan syariah nasional baru mencapai 8 persen survei OJK 2017.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan workshop ini kami para wartawan sangat terbantu dalam memahami tentang keuangan syariah khususnya perbankan, sehingga kami dapat menghasilkan tulisan yang berkualitas,” katanya.

Sementara Pemimpin Divisi Keuangan PT BNI Syariah Wahyu Avianto menjelaskan, apa saja akad yang sesuai untuk kartu kredit bank syariah. “Bisnis kartu kredit bisa syariah jika sudah ada akadnya,” jelasnya.

Dalam bisnis syariah ada tiga akad yang bisa diterapkan dalam bisnis kartu kredit yaitu kafalah, qardh dan ijarah. Pertama, kafalah atau jaminan yang diberikan penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung. Dalam bisnis kartu kredit diterapkannya akad kafalah adalah untuk menjamin nasabah bisa melakukan transaksi di merchant mana saja.

Kedua, akad qardh atau pemberian harta kepada orang lain yang dapat ditagih atau diminta kembali. Dalam penerapan akad ini, bank tidak meminta pendapatan kepada nasabah.

Baca Juga :  Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Ketiga, akad ijarah atau sewa. Dalam penerapan akad ijarah ini, bank menyewakan infrastruktur ataupun EDC kepada nasabah. Dalam menyewakan infrastruktur ini, bank berhak mengenakan ujroh (pendapatan).

“Dengan adanya kegiatan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat kepada rekan-rekan jurnalis untuk meningkatkan pemahaman terkait perbankan syariah, khususnya akad-akad perbankan syariah.. BNI syariah senantiasa berupaya menjadi solusi perbankan syariah bagi seluruh masyarakat yang universal dan modern, tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga memberikan kebaikan (Hasanah) untuk kehidupan akhirat (Hasanah Way).” ungkap Tribuana.

Menurut Tribuana, pentingnya edukasi perbankan syariah, dikarenakan erkembangan perbankan syariah dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan, diantaranya sekarang ini sudah berhasil mencapai market share di atas 5%.

“Walaupun market share perbankan syariah telah melewati 5%, namun industri perbankan syariah masih harus terus berusaha meningkatkan lagi market share-nya, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu dengan beragam manfaat perbankan syariah,” terang Tribuana. (Red)


Photo Credit : BNI Syariah gelar workshop bersama jurnalis mengenai akad-akad yang beredar di setiap produk perbankan syariah di di Gedung Tempo Pavilion BNI Syariah, Jakarta, Senin (16/04/18). | Telegraf/Koes W. Widjojo

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?