Berikan Salam Dua Jari Ahok Dinilai Menghina Pengadilan

Berikan Salam Dua Jari Ahok Dinilai Menghina Pengadilan

"Dia (Ahok) harus diberikan peringatan keras oleh majelis hakim. Karena kalau dia begitu terus-menerus, dia sudah menghina pengadilan,"

Berikan Salam Dua Jari Ahok Dinilai Menghina Pengadilan


Telegraf, Jakarta Perilaku Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang melambaikan salam dua jari dalam persiangan harus diberi peringatan keras. Pasalnya, perilaku itu dinilai telah melecehkan pengadilan.

“Dia (Ahok) harus diberikan peringatan keras oleh majelis hakim. Karena kalau dia begitu terus-menerus, dia sudah menghina pengadilan,” kata pengamat kebijakan publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah di Sekretariat Patriot Indonesia Raya (Patria), Jalan Bonang, Jakarta Pusat, Rabu (28/12).

Amir menilai Ahok telah melakukan pelanggaran berat, lantaran aksinya tersebut merupakan kampanye terselubung.

“Dua melanggar aturan, itu bukan tempat kampanye, dan dia menghina pengadilan,” tandasnya

Diketahui, saat sidang ketiga kasus penistaan agama pada Selasa (27/12) kemarin, Ahok sempat mengacungkan dua jari. Banyak protes dari berbagai kalangan yang menilai salam dua jari Ahok tersebut sebagai bentuk kampanye terselubung.

“Jadi kita melihat itu sebagai kampanye. Dengan alasan begitu (salam victory atau peace) enggak bisa, karena itu kan ditujukan kepada umum. Enggak bisa,” kata Sekretaris Dewan Syuro FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin usai sidang Ahok di PN Jakarta Utara, Selasa (27/12). (Red)

Photo credit : Metrotvnews


KBI Telegraf

close