Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pentingnya Sertifikasi BNSP dalam Konvensi Nasional RSKKNI untuk Meningkatkan Kompetensi SDM Pembiayaan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Pentingnya Sertifikasi BNSP dalam Konvensi Nasional RSKKNI untuk Meningkatkan Kompetensi SDM Pembiayaan

Atti K. Rabu, 3 Juli 2024 | 10:39 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Foto : BNSP turut hadir di Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Pembiayaan di Ballroom 1 Hotel Grand Sheraton, Gandaria - City, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan pada Selasa, 2 Juli 2024. (Doc.Ist)
Foto : BNSP turut hadir di Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Pembiayaan di Ballroom 1 Hotel Grand Sheraton, Gandaria - City, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan pada Selasa, 2 Juli 2024. (Doc.Ist)
Bagikan

TELEGRAF – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Pembiayaan pada Selasa, 2 Juli 2024.

Acara yang berlangsung di Ballroom 1 Hotel Grand Sheraton, Gandaria – City, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak guna penyempurnaan RSKKNI sebelum ditetapkan sebagai standar resmi.

Konvensi ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB dan merupakan bagian dari upaya OJK dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di sektor jasa keuangan.

Standar kompetensi yang jelas sangat diperlukan sebagai acuan dalam program sertifikasi dan pelatihan.

RSKKNI Bidang Pembiayaan ini merupakan hasil kaji ulang atas SKKNI Bidang Pembiayaan yang sebelumnya ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dengan Nomor 87 Tahun 2019.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Agusman, serta Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Kemnaker RI, Amir Syarifuddin.

Anggota Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), NS. Aji Martono, Kepala OJK Institut, Agus Sugiarto, serta Direktur Perencanaan Pengembangan SDM OJK, Ni Nyoman Puspani, juga turut hadir.

Ketua Tim Perumus dan Ketua Tim Verifikasi RSKKNI Bidang Pembiayaan, Sigit Sembodo dan Iwan Setiawan dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), bertindak sebagai pimpinan sidang pada konvensi ini.

Baca Juga :  Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Selain itu, para pengurus asosiasi industri dan asosiasi profesi di industri pembiayaan, direksi dan komisaris serta perwakilan perusahaan pembiayaan, pejabat di lingkungan OJK, pejabat/pengurus di lembaga sertifikasi profesi dan lembaga pelatihan di industri pembiayaan, serta perwakilan dari akademisi, turut hadir untuk memberikan kontribusi.

Konvensi Nasional ini diawali dengan sambutan-sambutan dari anggota Komisioner BNSP, NS. Aji Martono, yang menggarisbawahi pentingnya pengelolaan SDM yang tersertifikasi sehingga dapat menghasilkan SDM yang berkualitas dan kompeten.

M. Amir Syarifuddin, Direktur Stankom Kemnaker RI, mengharapkan agar setelah SKKNI disepakati, kemasan KKNI dan Okupasi segera dibuat.

Agus Sugiarto, selaku Kepala OJK Institut, dalam sambutannya juga mengharapkan agar proses SKKNI dapat dipercepat sehingga dapat ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja dalam waktu dekat.

Sementara itu, Komisioner OJK, Agusman, yang sekaligus membuka kegiatan Konvensi Nasional tersebut, menggarisbawahi pentingnya standar kompetensi dalam meningkatkan daya saing dan kualitas SDM di sektor jasa keuangan.

Konvensi Nasional RSKKNI Bidang Pembiayaan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan yang konstruktif sehingga SKKNI yang dihasilkan benar-benar dapat memenuhi kebutuhan industri dan mendukung pengembangan kompetensi SDM yang handal dan profesional di sektor pembiayaan.

Kebutuhan akan SDM yang tersertifikasi menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sektor ini.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta
Waktu Baca 4 Menit
Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law
Waktu Baca 5 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern
Waktu Baca 2 Menit

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit

Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila

Waktu Baca 2 Menit

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?