Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca 2018 Ekonomi Indonesia Diprediksikan Tumbuh Sekitar 5,6 Persen
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

2018 Ekonomi Indonesia Diprediksikan Tumbuh Sekitar 5,6 Persen

Telegrafi Selasa, 6 Maret 2018 | 03:30 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Suasana kemacetan di Jakarta, Indonesia. Para ahli transportasi telah memperingatkan bahwa Jakarta dapat mengalami kemacetan total pada tahun 2014 ketika jumlah mobil di jalan, bertemu dan kemudian melebihi jumlah ruang jalan yang tersedia, yang berarti bahwa jika sebagian besar mobil berada di jalan pada saat yang sama, ada tidak akan ada ruang untuk bergerak. (Foto oleh Ed Wray / Getty Images)
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Perusahaan finansial multinasional, UBS optimis dengan perekonomian Indonesia tahun 2018 ini. Ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh sekitar 5,6 persen karena ditopang oleh tingkat investasi dan konsumsi masyarakat.

Ekonom UBS Edward Teather memaparkan, prediksi tersebut memang lebih tinggi dibandingkan dengan target pemerintah yang tercatat di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 5,4 persen.

“Untuk investasi di Indonesia akan sangat didukung oleh kenaikan harga komoditas yang diekspor,” ucap Edward, Senin (05/03/2018).

“Jumlah investasi di Indonesia menunjukan perbaikan beberapa waktu terakhir. Mengutip data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), jumlah investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 2017 sebesar Rp692,8 triliun atau lebih tinggi dari target yang ditetapkan, yakni Rp678,8 triliun,” katanya.

“Tingginya investasi menunjukan kepercayaan investor untuk mendorong konsumsi pada tahun 2018,” jelasnya.

Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan juga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tahun ini. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit sepanjang tahun lalu meningkat sekitar 8 persen (yoy) menjadi Rp4.782 triliun. Sementara itu, pada awal tahun 2018 atau tepatnya Januari kemarin pertumbuhan kredit hanya sebesar 7,4 persen (yoy).

“Tingkat pertumbuhan kredit sangat berpengaruh, terutama kredit ke sektor riil,” terang Edward.

Dengan pertumbuhan kredit di sektor riil, jumlah investasi yang dikucurkan oleh perusahaan otomatis semakin tinggi. Bisa dikatakan, penyaluran kredit dan jumlah investasi saling berkaitan satu sama lain.

Selanjutnya, UBS juga menilai inflasi Indonesia saat ini berada dalam kondisi stabil. Pada Februari 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,17 persen.

Baca Juga :  DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

“Kenaikan beberapa harga seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak pengaruh, pemerintah akan tetap menjaganya agar stabil,” katanya.

Ia juga menambahkan, ke depan, mata uang dolar Amerika Serikat (AS) juga diproyeksi melemah, sehingga akan membawa angin segar bagi rupiah, tentunya dengan fundamental ekonomi yang baik, seharusnya rupiah menguat. (Red)


Photo Credit : Perekonomian Indonesia tahun 2018 diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sekitar 5,6 persen, hal tersebut karena ditopang oleh tingkat investasi dan konsumsi masyarakat. | Getty Images/Ed Wray

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?