Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Surveinya Selalu Jeblok, Cak Imin Mengaku Resah Sebelum Tidur
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Surveinya Selalu Jeblok, Cak Imin Mengaku Resah Sebelum Tidur

Didik Fitrianto Minggu, 19 November 2023 | 23:09 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. FILE/IST. Photo
Bagikan

Telegraf – Calon wakil presiden (cawapres) yang akan berkontestasi di pemilihan umum (pemilu) 2024 mengaku memiliki fenomena tersendiri menjelang waktu tidur mereka sepanjang berhadapan dengan tahun politik.

Mulai dari Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD berbagi cerita saat menghadiri gelar wicara (talk show) untuk merayakan ulang tahun ke-13 Mata Najwa.

Ketiganya diberikan pertanyaan serupa, yakni apa yang mereka pikirkan sebelum tidur di tengah gemuruh situasi menjelang pesta politik yang terselenggara setiap 5 tahun sekali itu.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar pun menjawab bahwa sebelum tidur dia selalu bertanya mengenai perbedaan survei dengan kondisi di lapangan. Penyebabnya, dia bersama dengan Anies Baswedan selalu berada di peringkat terbawah dari hasil survei yang ada.

“Sebelum tidur selalu yang terfikirkan adalah pertanyaan-pertanyaan ‘saya ini setiap acara ramai, tetapi survei kok jelek terus, ini yang salah survei atau acaranya yang ramai’ sebelum tidur akhir-akhir ini adalah tanda tanya yang sebetulnya terjadi dalam permainan,” tuturnya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Minggu (19/11/2023) malam.

Sekadar informasi, dalam survei terbaru Indo Barometer, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang didukung mayoritas partai pemerintah makin meninggalkan dua rivalnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Prabowo-Gibran unggul dengan 34,2%. Setelah itu, pasangan Ganjar-Mahfud menyusul dengan 26,2%, kemudian Anies-Cak Imin dengan perolehan 18,3%. Sementara itu, responden yang belum memutuskan masih mencapai 13,4%, rahasia 3,3%, dan menjawab tidak tahu 3,9%.

Sementara itu, Poltracking Indonesia melakukan survei nasional terbaru pada 28 Oktober hingga 3 November 2023. Dalam survei ini, responden ditanya siapa pasangan capres-cawapres yang akan dipilih jika pilpres dilakukan sekarang. Hasilnya, Prabowo-Gibran mendapatkan 40,2% suara. Ganjar-Mahfud menyusul dengan 30,1% suara, kemudian Anies-Imin memperoleh 24,4% suara. Sementara itu, 5,3% responden masih tidak tahu atau tidak menjawab. Adapun, Charta melalukan survei nasional pada 26-31 Oktober 2023.

Charta menanyakan kepada responden siapa pasangan yang akan dipilih apabila pilpres diadakan sekarang. Hasilnya, dalam simulasi tiga pasangan, Ganjar-Mahfud (36,8%) menjadi pilihan utama. Prabowo-Gibran (34,7%) mengikuti diperingkat kedua, lalu Anies (24,%) di peringkat ketiga. Sementara, ada 4,3% responden yang belum memilih.

Di sisi lain, elektabilitas capres Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di simulasi tiga nama tanpa cawapres yang dilakukan lembaga survei Indikator Politik. Dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 27 Oktober – 1 November 2023, Prabowo yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu memperoleh 40,6% suara, Ganjar Pranowo 27,8%, dan Anies Baswedan 23,7%.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?