Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca #PrabowoShalatdiMana, TKN: Prabowo Sekarang Shalat Jum’at Gitu?
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

#PrabowoShalatdiMana, TKN: Prabowo Sekarang Shalat Jum’at Gitu?

Telegrafi Jumat, 15 Februari 2019 | 01:40 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto. ANTARA /HAFIDZ MUBARAK
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, mengatakan pihaknya mendukung sikap takmir Masjid Agung Semarang yang melarang adanya upaya politisasi masjid itu oleh kubu capres nomor urut 01 Prabowo Subianto.

“Masjid itu memang bukan tempat yang dibolehkan untuk berkampanye. Oleh karena itu sikap dan langkah takmir masjid itu sudah benar,” kata Karding, Kamis (14/02/19).

Menurutnya, siapa pun termasuk seorang calon presiden beribadah di masjid, tetapi tidak perlu menyebarkan brosur, pamflet, dan sejenisnya untuk mempengaruhi massa agar datang ke acara salat Jumat yang dihadiri capres itu.

“Dan saya kira, kita juga menahan diri  sebagai tim sukses untuk taat aturan,” jelas Karding.

“Jadi kita jangan mengganggu ketenangan, kekhusukan orang beribadah dengan kegiatan-kegiatan yang berbau atau dikelola secara politik atau berbau politis.” imbuhnya.

Karding juga menduga bahwa tindakan kubu Prabowo-Sandi itu adalah sebuah pencitraan gara-gara beredarnya tagar di media sosial #PrabowoShalatdiMana. Apalagi ada pamflet dan brosur disebarkan untuk mengumumkan bahwa Prabowo akan salat di Mesjid Agung Semarang.

“Itu bisa dipastikan salah satunya bahwa untuk menunjukkan Prabowo sekarang shalat Jum’at gitu?. Salat Jum’atnya dipenuhi banyak orang. Prabowo bisa shalat. Gitu lah kira-kira. Itu saya kira memang upaya untuk menjawab itu,” terangnya.

Sebelumnya, sejumlah media massa melaporkan bahwa Takmir Masjid Agung Semarang KH. Hanief Ismail melarang adanya upaya politisasi shalat Jum’at di mesjid itu. Takmir keberatan dengan penyebaran pamfet untuk ajakan shalat Jum’at bersama Prabowo. Mereka keberatan shalat dijadikan ajang kampanye atau dipolitisasi. (Red)


Photo Credit : Photo Credit : Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. ANTARA /HAFIDZ MUBARAK
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?