Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pahlawan Nasional Terima Apresiasi Sebesar Rp50 Juta per Tahun
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Pahlawan Nasional Terima Apresiasi Sebesar Rp50 Juta per Tahun

Indra Christianto Selasa, 11 November 2025 | 08:07 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Menteri Pertahanan AS William Cohen (kiri) bertemu dengan Presiden Indonesia Soeharto di kediamannya di Jakarta pada 14 Januari 1998. [Foto: R. D. Ward, Departemen Pertahanan AS]
Bagikan

Telegraf – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional sebenarnya tak terlalu besar secara nominal bagi para keluarga atau keturunannya. Menurut dia, negara hanya memberikan apresiasi atau dana keuangan sebesar Rp50 juta per tahun kepada keluarga tiap pahlawan nasional.

“Enggak banyak. Tapi mohon jangan dilihat dari nilainya. Tapi ini untuk menyambung silaturahmi,” katanya dikutip, Selasa (11/11/2025).

Menurut Saifullah, pemberian gelar pahlawan memang pada intinya bukan soal pemberian dana kepada keluarga atau keturunan tokoh tersebut. Dia menilai, pemberian gelar tersebut adalah bentuk ungkapan terima kasih negara kepada tokoh-tokoh yang memberikan dampak positif.

“Ini bagian untuk menghormati dan menghargai. Sehingga keluarga bisa terus membangun semangat dari para pahlawan,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto baru saja memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh.

Daftar 10 Tokoh Penerima Pahlawan Nasional 2025: 

1. Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur
2. Jenderal Besar TNI Soeharto dari Jawa Tengah
3. Marsinah dari Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmadja dari Jawa Barat
5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dari Sumatera Barat
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah
7. Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat
8. Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur
9. Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara
10. Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara

Kini, jumlah pahlawan nasional mencapai 237 orang yang terdiri dari 219 pria dan 18 wanita. Sesuai pernyataan Saifullah, negara berarti menyiapkan anggaran Rp11,85 miliar per tahun untuk memberikan apresiasi kepada keluarga dan keturunan pahlawan nasional.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Perbaikan Akibat Bencana, Prabowo: Kita Punya Anggarannya

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Korban Akibat Bencana di Sumut dan Sumbar Jadi 442 Jiwa

Waktu Baca 8 Menit
Nasional

Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumatra, Pastikan Langkah Darurat Dilakukan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

BNPB Sebut Jumlah Korban Meninggal Dunia di Sumut, Sumbar dan Aceh Jadi 303 Jiwa

Waktu Baca 7 Menit
Nasional

Penanganan Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar Difokuskan Pada Titik Prioritas

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Minta Penanganan Pengiriman Bantuan Bencana di Sumbar Dipercepat

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Aceh Tengah Minta Percepatan Bantuan

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?