Connect with us

Olahraga

Menhub Budi Karya Sumadi Bersedia Dukung Disabilitas Intelektual

Published

on

Keterangan Foto Menhub Budi Karya Sumadi, baju putih, berdiskusi dengan Ketua Umum PP Soina Warsito Ellwein, kanan, menyangkut persiapan kontingen Indonesia ke Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 di Berlin. FILE/Dok Soina
Keterangan Foto Menhub Budi Karya Sumadi, baju putih, berdiskusi dengan Ketua Umum PP Soina Warsito Ellwein, kanan, menyangkut persiapan kontingen Indonesia ke Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 di Berlin. FILE/Dok Soina

Telegraf – Kesempatan anak-anak disabilitas intelektual di Indonesia untuk mendapatkan hak-hak hidupnya dan merasakan kehadiran negara semakin terbuka. Dukungan atas kehadiran mereka dalam kehidupan bernegara semakin besar menyusul komitmen sejumlah pejabat tinggi negara, perusahaan swasta, serta sejumlah pesohor.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOina) dengan Menteri Budi Karya Sumadi, di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, pada Selasa (25/10/2022).

Menurut Ketua Umum SOina Warsito Ellewein, dalam pertemuan itu Menhub menyatakan bersedia untuk berpartisipasi menjadi bapak asuh bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Upaya seperti itu mesti digaungkan agar mendapatkan dukungan yang lebih luas. Dalam hal ini Menhub akan memberikan rekomendasi agar koleganya memberikan kontribusi.

“Dukungan seperti itu penting karena kami tengah menyiapkan kontingen untuk berpartisipasi dalam Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 di Berlin,” kata Warsito.

Pesta olahraga empatahunan sedunia bagi disabilitas intelelktual itu merupakan ajang untuk menunjukkan bagaimana Indonesia membangun inklusi. Sehingga akan memperkuat Indonesia dalam persaingan menjadi tuan rumah SOWSG 2031. Bila benar terpilih tentu peluang menjadi tuan rumah Olimpiade 2034 juga terbuka.

Galla Dinner

Topik lain yang menjadi bahan diskusi dalam pertemuan itu adalah biaya untuk mengirim 25 orang atlit dan pelatih serta official.

“Kami meminta kesediaan pak Menhub untuk tampil dalam acara kami bersama kelompok musiknya Elek Yo Band,” ujar Ismarilda, Ketua Panitia Galla Dinner.

Acara itu rencananya akan digelar akhir bulan November mendatang, di Hotel Kempenski, Jakarta. Selain Menhub beberapa anggota kabinet lain diharapkan akan bersedia datang dan mendukung.

Menurut Ismarilda, pihaknya menyiapkan acara sedemikian rupa untuk mengetuk hati orang untuk memberikan donasi. Salah satu yang tengah disiapkan adalah lelang barang-barang berharga. Selain itu tentu saja atraksi seni dan budaya.

Tentang Special Olympics Indonesia

Special Olympics Indonesia (SOIna) adalah satu-satunya organisasi yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga sepanjang tahun di Indonesia dalam rangka pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual agar menjadi warga masyarakat yang lebih berguna dan produktif.

Gerakan Special Olympics telah berkembang dengan sangat pesat, dan hingga saat ini menjaring lebih dari 4 juta atlet di 180 negara di dunia, melalui pelatihan sepanjang tahun, kompetisi-kompetisi olahraga dan program-program pendukung lainnya. Saat ini, SOIna telah menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi untuk 7 cabang olahraga, yaitu Atletik, Bulutangkis, TenisMeja, Bocce, Renang, Sepakbola ke-5an, Bola Basket, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Propinsi, Wilayah hingga tingkat Nasional.

Saat ini SOIna juga berencana untuk menambah cabang olahraga baru yaitu Bola Volley, Bowling, Bola Tangan, MATP, dan Senam. SOIna juga memiliki kegiatan Special Olympics Athlete Leadership Programs (ALPs), yaitu pelatihan kepemimpinan bagi para atlet agar memiliki kesempatan untuk berkiprah aktif baik di dalam maupun luar lapangan.

Mereka dibimbing menjadi pengurus organisasi, official pertandingan, pelatih atau menjadi juru bicara dan membuat keputusan tentang masa depan Special Olympics. Disamping itu juga ada program Healthy Athlete, yaitu program pemeriksaan kesehatan bagi para atlet untuk menjaga kebugaran atlet, terutama menjelang pertandingan. Selain itu saat ini SOIna tengah menyerukan penghilangan kata Retardasi Mental/cacat mental dari bahasa sehari-hari pemuda-pemudi di Indonesia melalui kegiatan Campaign R-Word “Spread The Word To End The Word” yang di lakukan oleh Youth Leader Special Olympics Indonesia.

Bagikan Artikel
Advertisement
Click to comment

Olahraga

Ganjar Pranowo Ucapkan Pesan Semangat kepada Atlet Tenis Meja Special Olympics

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengawasi secara langsung persiapan Kontingen Special Olympics Indonesia (SOina) untuk menghadiri Special Olympics World Summer Games (SOWSG) Berlin 2023

Bagikan Artikel

Published

on

Ganjar Pranowo Tinjau Kontingen SOina ke SOWSG Berlin. (image : SOina Banyu Aji)
Ganjar Pranowo Tinjau Kontingen SOina ke SOWSG Berlin. (image : SOina Banyu Aji)

TELEGRAF – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengawasi secara langsung persiapan Kontingen Special Olympics Indonesia (SOina) untuk menghadiri Special Olympics World Summer Games (SOWSG) Berlin 2023. Pelatnas sentralisasi, yang telah dimulai sejak 8 Mei dan berlangsung hingga 5 Juni, diadakan di berbagai lokasi di Kota Semarang dan Kudus.

Dalam kunjungannya pada Selasa pagi, 23 Mei 2023, Ganjar tiba di GOR Jatidiri Semarang dengan menggunakan angkutan umum dari rumah dinasnya di Puri Gedeh, yang berjarak sekitar 5 kilometer. Kedatangannya disambut oleh Sekretaris Jenderal PP SOina, Kristijani Kirana, serta puluhan atlet, pengurus, dan pelatih. Suasana kunjungan ini terasa santai dan penuh kegembiraan para atlet.

Setelah berinteraksi dengan mereka, Ganjar dan istri segera bergabung dengan para atlet dalam sesi jogging mengelilingi lintasan atletik selama 2 putaran. Di samping itu, Ganjar Pranowo juga bergabung dalam sesi berjoget bersama atlet senam dan pelatih, dengan mengikuti irama lagu dangdut yang mengiringi mereka.

Para atlet senam sangat senang bisa bertemu dengan gubernur, seperti yang diungkapkan oleh Pelatih Senam Artistik, Rinawati, yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Kunjungan Ganjar Pranowo berlanjut dari lintasan atletik ke lokasi latihan senam dan tenis meja. Di sana, Ganjar berkesempatan untuk menguji kemampuan Mohammad Zidan Fathoni Arafat, petenis meja disabilitas intelektual asal Malang.

Sementara itu, sang istri, Atikoh, bermain bersama Prameswari Wahyu Kinanti Septhiana, petenis meja disabilitas intelektual asal Solo. Zidan mengungkapkan perasaan senang dan bangganya bisa bertemu kembali dengan Ganjar.

Selain itu, bermain tenis meja bersama gubernur membuatnya merasa bahagia. Zidan juga membagikan pesan dari Ganjar kepada seluruh atlet tenis meja lainnya untuk terus bersemangat dalam berlatih.

Menurut Zidan, Ganjar menyampaikan bahwa hasil pertandingan ditentukan oleh Allah, sedangkan yang terpenting adalah bermain dengan baik, bersikap sportif, dan tetap semangat.

Sementara itu, Prameswari mengaku sedikit grogi saat bertemu dengan tokoh nomor satu di Jawa Tengah itu. Meskipun terdapat kegugupan awal, kehadiran Ganjar dan istri tidak membuatnya terlalu grogi, seperti yang diungkapkan oleh pelatihnya, Elma Maulida Wardhana.

Selama dua minggu latihan bersama, secara keseluruhan, para atlet mengalami kemajuan yang signifikan. Kelemahan yang ada pada awal kedatangan mereka di Semarang berhasil diperbaiki.

Kemajuan tersebut terlihat pada ketujuh cabang olahraga yang akan mereka ikuti. Roy Soselisa, pelatih bowling, mengungkapkan bahwa dengan dukungan peralatan yang mereka terima, para atlet berhasil mencetak skor yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Catatan skor ini penting dalam menentukan divisi perlombaan.

Pengalaman serupa juga dialami oleh atlet bulutangkis yang berlatih di GOR Djarum Kudus. Menurut Pelatih Mardi Panjaitan, menjelang dua minggu terakhir, para pebulutangkis lebih banyak melakukan latihan sparring.

Waktu latihan pun diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kejenuhan, sehingga performa atlet dapat mencapai puncaknya saat pertandingan di Berlin pada bulan Juni mendatang.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Olahraga

Timnas U-22 Menjuarai SEA Games 2023, Konvoi Kemenangan Menuju GBK Jakarta

Published

on

Arak-arakan Timnas Indonesia U-22 super meriah, Jumat (19/5/2023) pagi. Para pemain naik bus Transjakarta beratap terbuka sambil mengalungkan medali emas. (Foto: Andri Bagus Syaeful/inews.id)
Arak-arakan Timnas Indonesia U-22 super meriah, Jumat (19/5/2023) pagi. Para pemain naik bus Transjakarta beratap terbuka sambil mengalungkan medali emas. (Foto: Andri Bagus Syaeful/inews.id)

TELEGRAF – Setelah berhasil meraih kemenangan gemilang dalam SEA Games 2023 dengan mengalahkan Thailand 5-2 pada pertandingan final, Timnas U-22 Indonesia kini kembali pulang ke Tanah Air. Untuk menghormati prestasi luar biasa ini, konvoi kemenangan Timnas U-22 telah dimulai pada pukul 08.00 WIB pagi ini. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, memberikan pengawalan resmi saat tim berangkat dari kantor Kemenpora (19/5/23).

Rute arak-arakan Timnas U-22 meliputi Jalan Jenderal Sudirman, berputar di Bunderan Hotel Indonesia, kembali ke arah Senayan, dan berakhir di Parkir Timur GBK, Jakarta. Seluruh kota terpukau dengan prestasi Timnas Indonesia U-22 yang berhasil mempersembahkan medali emas setelah 32 tahun penantian.

Meski arak-arakan juara merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada para atlet yang telah mencapai prestasi gemilang dalam SEA Games 2023, respon netizen terhadap acara tersebut ternyata beragam. Ada yang antusias menyambut dan mengapresiasi konvoi ini, namun tak sedikit pula yang merasa adem ayem bahkan mencemooh.

Beberapa netizen menyampaikan rasa senang mereka melalui media sosial, menulis, “Senang banget melihat suasana konvoi ramai! Terima kasih Timnas Indonesia yang sudah menjadi juara!” dan “Selamat pagi sudah semangat arak-arakan bersama Timnas Indonesia,” yang merupakan ungkapan positif terhadap penyambutan atlet-atlet Indonesia, termasuk para pemain sepak bola.

Namun, ada juga netizen yang protes atas kemacetan yang ditimbulkan oleh acara arak-arakan ini. Seorang warganet mengungkapkan kekesalannya dengan mengatakan, “Hari Jumat tanpa arak-arakan juga macetnya luar biasa, ini ditambah lagi,” sementara pemilik akun lain menambahkan, “Ara-arakan kok di jam berangkat kerja. Apa urgensinya, nambah macet lalu lintas.”

Polarisasi pendapat mengenai arak-arakan ini juga muncul karena beberapa orang menganggap prestasi sepak bola Indonesia hanya sebatas tingkat Asia Tenggara, sementara cabang olahraga lain sudah mencapai level Asia bahkan dunia. Meski demikian, yang menjadi pusat perhatian utama adalah Timnas Indonesia U-22 yang berhasil meraih emas SEA Games untuk pertama kalinya dan mengakhiri penantian selama 32 tahun.

Pada saat arak-arakan berlangsung, Timnas Indonesia U-22, yang dipimpin oleh Marselino Ferdinan, mendapat tempat terdepan dalam konvoi. Bus yang mereka tumpangi menjadi yang pertama berangkat, diikuti oleh para atlet dari cabang olahraga lain, seperti Timnas Basket Putri yang juga meraih emas SEA Games untuk pertama kalinya.

Meskipun kontroversial, acara arak-arakan ini menjadi momen penting untuk menghormati prestasi gemilang Timnas U-22 Indonesia dalam SEA Games 2023. Seluruh bangsa Indonesia bergembira dan berbangga atas pencapaian mereka. Aksi tersebut juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah mendukung Timnas U-22 untuk melihat dan bertemu para pemain langsung.

Sebagai upaya menjaga kelancaran arak-arakan, PSSI telah meminta izin kepada kepolisian dan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Petugas lalu lintas akan ditempatkan untuk mengatur alur kendaraan, sehingga tidak terjadi kemacetan yang berlebihan.

Arak-arakan ini menjadi bentuk penghargaan dan apresiasi yang pantas bagi para pahlawan yang telah mengharumkan nama Indonesia dalam kompetisi olahraga internasional. Semoga kejayaan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dalam dunia olahraga.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Olahraga

Menpora Serukan Tim Esports Indonesia Rebut Emas di SEA Games 2023

Published

on

Menpora berpose dengan Ketua KONI dan jajaran PB ESI
Menpora berpose dengan Ketua KONI dan jajaran PB ESI. Image. Ist

Telegraf – Menpora Republik Indonesia, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, meminta tim nasional esports Indonesia untuk menyiapkan diri secara maksimal guna merebut sebanyak-banyaknya medali emas pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Menpora mengunjungi lokasi Pelatnas esports, tempat para atlet dan pelatih Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara.

Menpora menegaskan bahwa dirinya yakin bahwa tim nasional esports Indonesia mampu memenuhi harapan tinggi yang telah diberikan kepada mereka. Semua kegiatan Pelatnas dirancang dengan baik agar dapat meraih hasil maksimal pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023. Ia berpesan kepada seluruh tim agar memberikan usaha terbaik dan bermain dengan kebanggaan dan semangat bela negara di Kamboja. Ia juga menekankan untuk membawa pulang medali emas sebanyak-banyaknya untuk Indonesia.

Pengembangan industri esports di Indonesia juga menjadi fokus utama Presiden Joko Widodo. Mandat Presiden terkait dengan esports Indonesia tidak hanya terbatas pada prestasi, melainkan juga pada pengembangan industri dan maksimalisasi dampak ekonomi. Kemenpora juga siap bekerja sama dengan PB ESI dalam menjalankan mandat tersebut.

Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Pelatnas telah membentuk tim terbaik di setiap nomor gim yang dipertandingkan dalam cabang olahraga esports pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023. Prestasi yang dicapai diharapkan dapat menjadi tambahan catatan positif dalam sejarah esports Indonesia. Tim nasional esports Indonesia akan berlaga di enam nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) Pria, MLBB Wanita, PUBG Mobile Squad, PUBG Mobile Solo, Crossfire, dan Valorant. Target tim adalah meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu.

Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Ade Lukman, mengungkapkan bahwa meskipun geliat esports di Indonesia masih terbilang baru, namun sudah membuahkan hasil yang membanggakan di kancah dunia, seperti SEA Games ke-31 Hanoi 2021 dan International Esports Federation (IESF) World Esports Championships 2022. KONI juga memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan prestasi esports Indonesia. Ia percaya bahwa esports akan menjadi salah satu cabang olahraga yang memberikan kontribusi emas terbanyak pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023.

Dukungan dari Kemenpora dan KONI serta semangat bela negara dari tim nasional esports Indonesia dapat menjadi motivasi yang besar bagi atlet-atlet Indonesia untuk memberikan yang terbaik dan memperoleh prestasi terbaik di SEA Games ke-32 Kamboja 202

Bagikan Artikel
Continue Reading

Olahraga

SOIna Siap Ikuti Kompetisi SOWG 2023 di Berlin Jerman

Published

on

Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Warsito Ellwein bersama panitia persiapan delegasi. TELEGRAF/Koes W. Widjojo
Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Warsito Ellwein bersama panitia persiapan delegasi, Rabu (15/03/2023). TELEGRAF/Koes W. Widjojo

Telegraf – Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Warsito Ellwein mengatakan para atlet bertalenta khusus (disabilitas intelektual), kini sedang memasuki tahap persiapan untuk ke Berlin, Jerman dalam rangka mengikuti Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023, pada 17-25 Juni mendatang.

“Kita terus melakukan sosialisasi terkait persiapan-persiapan keberangkatan delegasi atlet Special Olympics Indonesia (SOIna), kita berupaya untuk mengejar kemenangan untuk meraih medali emas, semuanya ditujukan untuk mengangkat citra Indonesia dimata internasional,” katanya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/03/2023).

Warsito berharap pada target keterwakilan nasional, dimana anak-anak atlet difabel tersebut bisa mewakili Indonesia secara nasional, bukan hanya mewakili daerahnya saja, sebagai bentuk kampanye publik bahwa mereka bukan anak cacat.

“Kalau pemerintah mendukung, maka kita akan senang sekali. Ini juga adalah tugas negara, dan pesan itu sudah sampai ke pemerintah, mudah-mudahan dengan mereka berhasil membawa pulang banyak emas nanti, akan ada momentum untuk bicara dan memberikan ruang yang lebih luas pada mereka,” paparnya.

“Dukungan dari pemerintah, kita gunakan untuk rencana membebaskan anak-anak yang masih terpasung di desa-desa. Kita terus menggali talenta khusus agar bisa berprestasi secara nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Panitia Persiapan Delegasi PP Special Olympics Indonesia (SOIna) Haerudin, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) bagi para atlet.

Atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) yang akan berlaga di SOWG 2023 di Berlin, Jerman. TELEGRAF/Koes W. Widjojo

Atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) yang akan berlaga di SOWG 2023 di Berlin, Jerman. TELEGRAF/Koes W. Widjojo

“Persiapan latihan, sudah kami rencanakan dan lakukan desentralisasi. Sementara untuk sentralisasi akan dilakukan pada 1 Mei hingga 7 Juni mendatang,” katanya.

Ia mengatakan sudah mulai mengurus venue untuk memusatkan pelatihan enam cabang olahraga, setelah pada 11 Januari mendaftar special olympic di Jerman.

“Atlet sudah dipersiapkan sejak Pesonas, persiapan, visa dan biaya juga sudah didukung oleh pemerintah, yaitu dengan rincian sebanyak 42 delegasi sudah termasuk tim inti dan pendamping, sebanyak 25 atlet dan 17 pendamping termasuk staff dan official,” ungkapnya.

Ada sebanyak 25 atlet yang akan berkompetisi di tujuh cabang olahraga yaitu atletik, bulu tangkis, bowling, senam artistik, senam ritmik, renang dan tenis meja.

Ia mengatakan pihaknya sangat yakin dengan kemampuan para atlet bertalenta khusus atau disabilitas intelektual itu, untuk turut mengharumkan nama bangsa pada SOWG XVI nanti dan ia juga berharap Indonesia nantinya akan bisa menjadi tuan rumah SOWG di tahun 2031 mendatang, menurutnya hal itu telah disambut baik oleh pemerintah pusat.

“Tim ini akan mewakili Indonesia berlaga di kancah internasional. Harapannya bendera merah-putih bisa berkibar di sana, ini juga senada dengan kami yang sudah membidik tahun 2031, dimana kita rencanakan untuk menggelar SOWG di Indonesia,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Olahraga

FuelCell SuperComp Elite V3, Sepatu Lari Terbaru New Balance untuk Pecinta Marathon

Published

on

FuelCell SuperComp Elite V3, Sepatu Lari Terbaru New Balance untuk Pecinta Marathon
New Balance Berkendara untuk Kebanggaan Pecinta Marathon dengan FuelCell SuperComp Elite V3

Telegraf – Sepatu Lari FuelCell SuperComp Elite V3, Ramaikan Jajaran Pilihan Sepatu Lari New Balance di Indonesia Bagi Pecinta Marathon Setelah mengeluarkan koleksi sepatu spesial Tahun Baru Imlek, New Balance kenalkan sepatu lari SuperComp Elite V3. Sepatu berstandar marathon yang dirancang untuk kecepatan yang maksimal ini sudah tersedia di gerai New Balance Indonesia serta online store.

Nino Priambodo, General Manager Brand Marketing PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk mengatakan “Sepatu atletik adalah cikal bakal berbagai inovasi dari New Balance, dengan besarnya animo masyarakat terhadap olahraga lari dan maraknya gaya hidup aktif maka kami dengan bangga dapat meluncurkan sepatu lari FuellCell SuperComp Elite V3 di Indonesia”

New Balance FuelCell SuperComp Elite v3 adalah sepatu lari yang cocok untuk di gunakan untuk race dengan siluet soft-riding berlapis karbon sehingga membuat penggunanya dapat berlari dengan lincah dan energik. Siluet ini memiliki pelat yang fleksibel dan memiliki teknologi Energy Arc yang membuatnya lebih energik jika dibandingkan dengan versi 2 pendahulunya.

Dengan desain terbaru ini, pengguna semakin dimudahkan dengan desain yang menunjang pengguna menghasilkan performa yang lebih stabil, serta Midsole FuelCell dua lapis berpadu dengan teknologi Energy Arc, memadukan geometri pelat serat karbon khusus olahraga dengan rongga midsole strategis, dirancang untuk meningkatkan energi yang tersimpan guna menghasilkan total energi yang dikembalikan dalam jumlah yang lebih tinggi.

Selain itu, sepatu yang dibandrol seharga Rp. 3,599,000 ini dikombinasikan dengan bagian atas dari bahan rajutan yang membuat kaki terbalut pas dan ramping, sehingga sangat baik untuk pilihan berlomba.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Olahraga

Dukung Atlet SOIna, Ganjar Pranowo Ikut Berdonasi di Charity Dinner

Published

on

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Penasihat Special Olympics Indonesia (SOI), Ganjar Pranowo, pada saat penggalangan dana charity untuk SOIna Charity Dinner di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (25/01/2020). TELEGRAF/Koes W. Widjojo
Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Penasihat Special Olympics Indonesia (SOI), Ganjar Pranowo, pada saat penggalangan dana charity untuk SOIna Charity Dinner di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (25/01/2020). TELEGRAF/Koes W. Widjojo

Telegraf – Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Warsito Ellwein mengatakan akan partisipasi dan dukungan serta peran semua pihak, tak terkecuali pemerintah, kepada para atlet bertalenta khusus (disabilitas intelektual), penting untuk memberikan kesempatan dan ruang untuk berjaya dengan prestasi di bidang olahraga.

“Penting bagi kita semua untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak-anak bertalenta khusus untuk berprestasi,” katanya saat membuka Gala Dinner dan Charity SOIna di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (25/01/2022).

Warsito berharap keikutsertaan para atlet ini di ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 di Berlin, Jerman, pada 17-25 Juni mendatang, diharapkan akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.

“SOWSG merupakan sebuah momen. Momentum ini dipakai untuk memberikan apresiasi kepada anak-anak dan mendukung mereka agar dapat berprestasi di Indonesia dan dunia. Untuk itu, kami membawa tema ‘Akulah Bintang Dunia’ pada malam ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina SOIna yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan acara penggalangan dana ini dapat memberikan semangat bagi para atlet yang akan berkompetisi di SOWSG Berlin.

“Tugas kita adalah pastikan anak-anak kita bisa berangkat dan sampai di sana. Bagaimana pengurus SOIna juga siap dengan segala cara agar mereka bisa berangkat dan memberikan kebanggaan untuk dirinya sendiri, orang tua, dan masyarakat Indonesia sebagai supporter,” kata Ganjar.

Dukungan itu menurutnya akan membawa semangat untuk atlet-atlet untuk bisa sampai di Berlin.

Ganjar juga berharap atlet berkebutuhan khusus ini dapat memberikan medali untuk Indonesia nantinya agar bisa membanggakan bangsa di kancah internasional.

“Mudah-mudahan akan banyak yang bisa diberikan kepada kita semuanya, pernik-pernik lucu-lucu, semangat-semangat yang kemudian bisa menyentuh kita betapa hebatnya mereka,” imbuhnya.

“Semoga banyak cerita dan semangat untuk kita semua, banyak cerita yang menyentuh, dan betapa hebatnya mereka jika kesempatan itu diberikan,” ungkapnya.

Dalam penggalangan dana itu, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas.

Sebagai informasi, Special Olympics sendiri merupakan gerakan yang berusaha memberikan kepada anak-anak bertalenta khusus atau disabilitas intelektual untuk turut mengharumkan nama bangsa melalui olahraga.

Kontingen Indonesia sejauh ini telah menorehkan berbagai prestasi di ajang SOWSG selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya adalah di tahun 2007, 2011, 2015, dan 2019.

Selain itu, Gala Dinner ini sebagai wujud untuk memberikan awareness kepada masyarakat bahwa Indonesia memiliki atlet yang hebat dan memerlukan dorongan uluran tangan pemerintah.

Dari acara tersebut berhasil dikumpulkan donasi sebanyak empat milyar dua ratus lima puluh juta rupiah, dimana hasil donasi itu diumumkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Bagikan Artikel
Continue Reading
Advertisement
Advertisement

MUSIK

Advertisement
Advertisement

CORPORATE

TELEMALE

Advertisement

Lainnya Dari Telegraf

close