Mengenal Lebih Dekat Jakarta Melalui Smart Race

"Kegiatan ini sebenarnya ingin lebih mengenalkan musium kepada warga Jakarta khususnya kawula muda supaya lebih mencintai musium, dan lebih aware"

Mengenal Lebih Dekat Jakarta Melalui Smart Race

Telegraf, Jakarta – Daerah Kusus Ibukota (DKI) Jakarta sebagai pusat perekonomian sekaligus urat nadi Ibukota Negara, di lima tahun terahir Jakarta terus bersolek, tidak hanya infrastruktur, angkutan masalpun terus dibenahi. Begitu juga potenai yang menjadi daya tarik wisatapun terus di genjot.

Layaknya kota -kota besar dibeberapa negara yang mengangkat bangunan sejarah sebagai daya tarik utama bagi wisatawan, sadar betul Jakarta sudah memiliki modal diarah itu, seperti situa sejarah yang berada di Kota Tua, disana berkumpul musim musium yang dapat menjadi ikon Jakarta Sendiri selain Monumen Nasional.

Untuk memperkenalkan lebih dekat Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jakarta terus lakukan inofasi kegiatan yang bisa mendekatkan masyarakatnya agar bisa lebih dekat dan tau betul apa saja yang ada di Jakarta.

Sadar dengan potensi tersebut bulan Agustus mendatang pemprov melaui dinas pariwisata dan kebudayaan provinso DKI menyelenggarakan Jakarta Musium Maraton (JMM) Smart Race 2019.

“Kegiatan ini sebenarnya ingin lebih mengenalkan musium kepada warga Jakarta khususnya kawula muda supaya lebih mencintai musium, dan lebih aware,” ungkap Hari wibowo Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebidayaan Pemprov DKI Jakarta dalam konfrensi pers di Jakarta.

Hari menjelaskan kegiatan ini akan dilakulan 2 hari diawal agustus yaitu tanggal 3 dan tanggal 4, untuk tgl 3 akan start di Lebak Bulus yaitu dari musium wayang dan finish di Kota Tua. Untuk tanggal 3  perjalanan dari musium wayang yang berada di pondok labu untuk menuju Musium Fatahilan akan dibantu dengan moda tranaportasi MRT dan dilanjutkan dengan Trans Jakarta menuju ke Kota Tua/musium fatahila.

Untuk musium yang harus dikunjungi Hari menjelaskan “Yang harus di kunjungi dalam Smart Race 2019 adalah Musium Fatahilah, Musium Wayang, Musium Senirupa dan Keramik, Musium Bahari dan 2 musium milik BUMN yaitu Musium Mandiri dan Musium Bank Indonesia,” kata Hari.

Lanjut Hari JMM Smart Race 2019 akan berbeda dengan event-event serupa ditempat lain karena akan lebih fun, meyenangkam, disaat acara berlangsung mereka tidak hanya akan Jadl peserta Iomba tetapl juga akan menjadl duta promosi museum Jakarta melalul media social masing-masing.

JMM Smart Race 2019 In! memang dibuat sebagai sebuah Sport Tourism yang memanfaatkan teknologi digital melalui media social sebagai sarana yang dominan selama pelaksanaan, penggunaan media social terutama Instagram akan dllakukan sejak pendaftaran peserta.

Hari menambahkan untuk hadiah yang diberikan adalah uang cash dengan total kurang lebih sebesar Rp200 juta.

Ditemui di tempat yang sama Kepala Unit pengelola kawasan kota tua Noviadi Setio Husodo mengatakan, kegiatan tersebut sangat edukatif dan bisa mengangkat dan mempromosikan kembali situs-situs yang ada di Jakarta Khususnya Musium.

“Melalui smart edutaimen akan bisa keangkat lagi promosinya, bisa keangkat lagi publikaainya, bisa meningkatnkan lagi pengunjung di kota tua,” kata Noviadi. (Red)


Credit photo :Hari wibowo Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebidayaan Pemprov DKI Jakarta usai konfrensi pera di Jakarta, Jumat, (5/7)/telegraf.


Bagikan Artikel



Komentar Anda