KPK Tangkap Tangan Bupati Nganjuk

“Benar KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk, siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan,”

KPK Tangkap Tangan Bupati Nganjuk

Telegraf – Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, ditangkap oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Jawa Timur, pada Senin, (10/05/2021), dini hari. Dalam OTT itu KPK bekerja sama dengan Bareskrim Polri. Adapun barang bukti adalah berupa uang ratusan juta rupiah juga disita sebagai barang bukti.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron tidak membantah terkait adanya OTT terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat.

“Benar KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk, siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan,” kata Ghufron saat dikonfirmasi media, Senin (10/05/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Nganjuk dikabarkan ditangkap terkait dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk. Novi Rahman Hidayat diduga menerima sejumlah uang terkait dugaan jual-beli jabatan tersebut.

Hingga saat ini, satgas KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Nganjuk dan sejumlah orang dalam OTT tersebut. KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukumnya beserta sejumlah pihak yang ikut diamankan.

Uang sitaan itu berupa tumpukan uang yang diletakkan di atas laci. Uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, namun belum disebutkan dengan jelas berapa jumlah semua uang itu.

Beberapa informasi menyebutkan bila Kasatgas Penyelidik KPK yang memimpin OTT itu adalah Harun Al Rasyid. Dia merupakan salah satu dari 75 pegawai KPK yang dikabarkan tidak lulus dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menuai kontroversi publik.


Photo Credit: Seorang petugas kebersihan sedang membersihkan gedung KPK. ANTARA

 

Edo W.

close