Greta Thunberg Dinobatkan Oleh TIME Jadi Person Of The Year 2019

“Dalam 16 bulan sejak kampanye awal itu, dia telah berbicara di hadapan pimpinan-pimpinan pemerintahan di PBB, bertemu dengan Paus, berdebat dengan Presiden Amerika Serikat, dan menginspirasi empat juta orang untuk ikut bergabung dalam aksi jeda untuk iklim (global climate strike) pada 20 September lalu, dalam demonstrasi iklim terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia,”

Greta Thunberg Dinobatkan Oleh TIME Jadi Person Of The Year 2019

Telegraf, Swedia – Greta Thunberg, remaja Swedia yang muncul menjadi suara generasinya melawan perubahan iklim, Rabu (11/12/19), dinobatkan sebagai Person of the Year 2019 oleh majalah Time.

Bisakah Anda membayangkan, seorang anak kecil berusia 16 tahun memutuskan untuk berlayar sejauh lebih dari 15 ribu kilometer dengan perahu layar dan bukan kapal pesiar atau pesawat? Sulit memang membayangkan hal seperti itu.

Tetapi, itulah yang dilakukan oleh Greta Thunberg, seorang remaja asal Swedia yang memutuskan untuk menggunakan kapal layar bernama Malizia II melintasi Samudera Atlantik menuju New York. Jarak yang harus ditempuhnya adalah 15.882 kilometer.

Padahal, ada banyak pilihan lain yang tentunya lebih nyaman dibandingkan dengan sekedar kapal layar. Penerbangan antara Eropa dan Amerika Serikat merupakan opsi yang paling umum diambil karena bisa menghemat waktu dan tentunya lebih nyaman dibandingkan dinginnya udara di laut terbuka selama beberapa minggu. Belum lagi perjalanan dengan kapal pesiar yang meski lebih lama tentunya lebih aman dan menyenangkan.

Masalahnya, hal tersebut bertentangan dengan prinsip yang dianut remaja kelahiran Januari 2003 ini.

Greta merupakan salah seorang aktivis lingkungan dan pejuang iklim yang memandang bahwa penggunaan bahan bakar fosil merupakan penyebab rusaknya atmosfer dan penyebab terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global di dunia.

Penerbangan dan kapal laut merupakan dua jenis kendaraan yang menghasilkan jejak karbon yang berbahaya bagi lingkungan dan merupakan sumber pencemar di dunia.

Oleh karena itu, ia menolak untuk menggunakannya bahkan untuk menempuh jarak yang sangat jauh. Ia memilih menggunakan Malizia II karena kapal layar itu digerakkan dengan tenaga surya dan turbin arus laut sebagai tenaga penggeraknya. Kapal layar ini menghasilkan zero emisi dan tidak mencemari udara.

Sama sekali tidak dikenal ketika meluncurkan aksi mogok melawan pemanasan global pada 2018, perempuan berusia 16 tahun itu kini telah menginspirasi jutaan orang di dunia untuk mendesak pemerintah dunia serius menangani perubahan iklim.

Majalah Time menetapkan Greta Thunberg sebagai Person of the Year 2019 karena dianggap sukses memelopori gerakan anak-anak dan pelajar di seluruh dunia untuk melawan perubahan iklim yang telah memicu dampak buruk bagi lingkungan secara global.

Thunberg sudah aktif melakukan kampanye lingkungan sejak 2018. Dari awalnya yang hanya sendirian, kini aksinya telah diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Pada Agustus 2018 lalu, Thunberg bolos sekolah, berkemah, dan melakukan demonstrasi sendirian di depan gedung parlemen Swedia untuk meminta pemerintah mengambil tindakan demi mengatasi perubahan iklim.

“Dalam 16 bulan sejak kampanye awal itu, dia telah berbicara di hadapan pimpinan-pimpinan pemerintahan di PBB, bertemu dengan Paus, berdebat dengan Presiden Amerika Serikat, dan menginspirasi empat juta orang untuk ikut bergabung dalam aksi jeda untuk iklim (global climate strike) pada 20 September lalu, dalam demonstrasi iklim terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia,” tulis majalah tersebut.

Greta Thunberg Dinobatkan Oleh TIME Jadi Person Of The Year 2019

Greta Thunberg di Cover Majalah TIME. REUTERS

Salah satu pidato Thunberg yang paling terkenal adalah yang dilakukan di gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

“Kalian telah mencuri mimpi-mimpi dan masa mudaku dengan janji kosong kalian,” ucapnya.

“Ini salah. Seharusnya saya tidak berada di sini. Seharusnya saya sedang berada di sekolah di belahan dunia lainnya, tapi kalian malah mengandalkan anak muda untuk menjual harapan. Berani-beraninya kalian!” tegasnya.

Greta benar-benar total dalam menjalankan kampanyenya. Dia bahkan nggak mau naik pesawat dan hanya memilih alat transortasi laut demi mengunjungi dua konferensi perubahan iklim di Amerika Serikat. (Red)


Photo Credit : Aktivis iklim dan lingkungan remaja asal Swedia, Greta Thunberg. GETTY IMAGES

Tanggapi Artikel