Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ganjar Dapatkan Laporan Pilpres 2024 di Luar Negeri Semerawut
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Ganjar Dapatkan Laporan Pilpres 2024 di Luar Negeri Semerawut

A. Chandra S. Jumat, 19 Januari 2024 | 00:12 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Utrik saat bertemu Ganjar Pranowo di Magetan, Kamis (18/01/2024). Kepada Ganjar, Utrik menyampaikan keluhan teman-temannya yang bekerja di Hongkong terkait proses pencoblosan yang bermasalah. FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Proses pencoblosan Pemilu 2024 bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri sudah dimulai. Namun, sejumlah persoalan terjadi pada proses pemilihan calon legislatif dan presiden 2024.

Hal itu disampaikan salah satu mantan PMI di Magetan, Utrik saat bertemu Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo di Magetan, Kamis (18/01/2024). Kepada Ganjar, Utrik menyampaikan keluhan teman-temannya yang bekerja di Hongkong terkait proses pencoblosan yang bermasalah.

“Pak saya kan mantan PMI, ini dapat laporan teman-teman saya di Hongkong sudah mulai coblosan. Tapi teman-teman mengeluh pak dengan sistem sekarang, semerawut pak,” ucap Utrik.

Menurut Utrik, sistem pencoblosan saat ini bagi PMI berbeda dengan pemilu sebelumnya. Dulu, PMI melakukan pencoblosan di TPS, tapi saat ini surat suara dikirim ke alamat masing-masing.

“Ada banyak yang mengeluh karena belum dapat surat suara pak. Jadi mereka sampai sekarang belum menggunakan hak pilihnya. Ada juga surat suara yang dikirim ke alamat yang salah, jadi nggak kepakai,” ucapnya.

Tak hanya ngomong semata, Utrik juga sempat video call dengan teman-temannya di Hongkong. Mereka membenarkan pernyataan Utrik itu.

Mendapat informasi itu, Ganjar mengatakan memang sudah mendapat beberapa laporan terkait problem pencoblosan di luar negeri. Pihaknya mengatakan sedang memantau untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Saya sudah dapat banyak laporan serupa, hari ini ada mantan PMI yang menyampaikan teman-temannya di Hongkong sedang nyoblos dan ada problem. Jadi kita sedang pantau terus menerus,” ucapnya.

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud lanjut dia juga sedang bekerja. Mereka sedang menindaklanjuti informasi itu.

Baca Juga :  Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative

“Kami sedang pantau, TPN sudah menindaklanjuti dan mengecek seperti apa kondisinya. Kita cek betul agar tidak ada curiga, tidak ada keresahan dan kita bisa klarifikasi,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia
Waktu Baca 4 Menit
Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo
Waktu Baca 12 Menit
Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan
Waktu Baca 4 Menit
Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global
Waktu Baca 9 Menit
Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative
Waktu Baca 3 Menit

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Waktu Baca 2 Menit

Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung

Waktu Baca 4 Menit

Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik

Waktu Baca 4 Menit

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?