Anak Istri Trump dan Keluarga Kuasai Konvensi Partai Republik

Anak Istri Trump dan Keluarga Kuasai Konvensi Partai Republik

"Mereka sangat terkait dengan pemerintah atau politik Partai Republik dan mereka memainkan peran penting dalam pemerintahan,"

Anak Istri Trump dan Keluarga Kuasai Konvensi Partai Republik


Telegraf – Semua hadir: anak dari istri pertama, anak dari istri kedua, dan sang istri ketiga. Plus, pacar dan istri anak dari istri pertama. Yang absen hanya Barron Trump karena masih terlalu muda untuk bicara politik.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan bahwa para anggota keluarganya mendapat panggung utama sebagai pembicara dalam Konvensi Partai Republik yang dimulai sejak Senin (24/8/2020) lalu untuk mengukuhkan pencalonannya menuju masa jabatan kedua.

Bukan itu saja, Ibu Negara Melania bahkan memberikan pidatonya hari Selasa malam dari Gedung Putih, mengabaikan ketabuan untuk melakukan kampanye politik di fasilitas negara.

Anak istri seorang kandidat presiden AS normalnya hadir sebagai pelengkap saja dalam kampanye. Pekan lalu, kandidat Partai Demokrat Joe Biden hadir dalam konvensi ditemani anak-anak dan cucunya.

Cara yang ditempuh Trump saat ini sangat berbeda, kata profesor ilmu politik Costas Panagopoulos. Para anggota keluarga presiden “bukan hanya berkomentar soal pribadi kandidat dan karakternya, tetapi juga menyentuh substansi tentang kebijakan-kebijakan di mana mereka memang terlibat langsung dalam pemerintahan Trump.”

“Mereka sangat terkait dengan pemerintah atau politik Partai Republik dan mereka memainkan peran penting dalam pemerintahan,” kata Panagopoulos dari Northeastern University.

“Mereka bukan lagi anggota keluarga, mereka adalah politisi dan bagian dari pemerintahan ini.”

Donald Jr, Ivanka dan Eric Trump tiga anak Trump dari istri pertamanya Ivana semua memiliki jabatan di Gedung Putih atau terlibat langsung dalam kebijakan yang dibuat presiden.

Putra sulung Donald Jr, 42, tinggal di New York bersama Eric untuk mengurus Trump Organization. Namun dia menjadi salah satu bintang dalam markas Trump, yang dengan gigih terus membela kebijakan Gedung Putih dan juga ayahnya. Donald Jr menggunakan Twitter untuk menyebarkan teori-teori konspirasi yang membuatnya menjadi agen provokasi.

Dia berpidato di hari pertama konvensi Senin lalu, menuduh kubu Partai Demokrat “menyerang semua prinsip yang menjadi dasar berdirinya negara kita”.

Demokrat juga menutup mata pada kerusuhan, penjarahan, dan vandalisme di berbagai kota di Amerika, imbuhnya.

Sebelumnya, pacar dia Kimberly Guilfoyle janda dari tokoh Demokrat yang juga Gubernur California Gavin Newsom ikut memberikan pidato berapi-api di auditorium yang kosong. Konvensi memang sebagian besar digelar secara virtual karena wabah Covid-19.

Guilfoyle memperingatkan bahwa Demokrat “ingin memperbudak kalian di bawah ideologi yang lembek dan liberal”.

Dia juga menyebut latar belakang ibunya sebagai imigran. Faktanya, ibu Guilfoyle adalah warga Puerto Rico dan warga Puerto Rico adalah warga negara Amerika Serikat.

Eric dan istrinya Lara berpidato hari Selasa sebelum ibu tirinya.

Selain itu ada juga Tiffany satu-satunya anak Trump dari pernikahannya dengan Marla Maples yang ikut naik panggung.

Ivanka Trump dijadwalkan hadir Kamis nanti bersama ayahnya. Yang menarik suami dia Jared Kushner, penasihat di Gedung Putih, tidak masuk daftar.

Musuh Keluarga
Tentu tidak semua kerabat Trump diundang. Misalnya keponakan dia Mary Trump, penulis buku yang mengungkap semua keburukan Presiden Trump.

Juga kakak sulung presiden, Maryanne Trump Barry, yang pernah menyebut dia seorang pembohong.

Dengan banyaknya pejabat Gedung Putih yang telah mundur di era Trump sejak 2017, maka orang-orang yang paling bisa dipercaya untuk menjual nama Trump sebagai presiden yang layak menjabat lagi tak lain adalah keluarganya sendiri, kata Katherine Jellison, pakar sejarah dari Ohio University.

Namun, belum pernah terjadi dalam sejarah bahwa keluarga presiden terlibat begitu dalam, ungkapnya.

Keluarga Kennedy mungkin yang paling mendekati, tetapi Presiden John F. Kennedy “tidak ingin mengingatkan rakyatnya tentang pengaruh dari anggota keluarga dia,” kata Jellison.


Photo Credit: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan keluarganya. GETTY IMAGES/Christopher Gregory

 

Ishwari Kyandra

close