Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca TNGR Gunung Rinjani Keluarkan Kebijakan Sampah Berbayar Saat Pendakian
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

TNGR Gunung Rinjani Keluarkan Kebijakan Sampah Berbayar Saat Pendakian

Telegrafi Selasa, 20 Desember 2016 | 16:05 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Panorama of an active volcano
Bagikan

Telegraf, Lombok – Untuk anda yang suka naik gunung, pasti tidak asing lagi dengan Gunung Rinjani di Lombok. Selain medan yang menantang, pemandangan sepanjang pendakian bisa jadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Tidak heran kalau Rinjani menjadi salah satu gunung yang favorit bagi para pendaki.

Namun sayangnya, banyak sekali pendaki yang cuma sekedar hobi mendaki semata, tapi lupa menjaga kebersihan area pegunungan. Mereka membuang sampahnya secara sembarangan.

gunungrinjanilombok16foto: Instagram/@mountainrinjani


Gunung Rinjani yang masuk kedalam kawasan taman nasional, jelas harus bebas dari sampah. Namun apa yang terjadi justru sebaliknya, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sudah masuk dalam kategori kronis limbah sampah. Banyak sampah menumpuk di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncaknya.

Kalau sudah begini alam pegunungan tidak lagi berasa indah, dan tentu juga yang rugi adalah para pendaki sendiri. Untuk menyiasati supaya para pendaki tidak membuang sampah sembarangan, mulai tahun depan pihak TNGR dan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal memberlakukan sampah berbayar. Kebijakan ini akan diberlakukan pada hari pertama pembukaan pendakian tahun depan, pada 1 April 2017.

Mount Rinjani National Parkfoto: Instagram/@mountainrinjani


Sampah berbayar ini mewajibkan bagi siapa pun yang akan mendaki Gunung Rinjani harus membayar uang jaminan sebesar Rp 500 ribu. Uang tersebut bisa diambil kembali setelah turun, dengan catatan membawa sampah.

“Supaya tidak ada lagi berton-ton sampah dan TNGR bisa bersih,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Mohammad Faozal di Jakarta, Senin (19/12).

Rinjani Trekking MapsFoto: Instagram/@mountainrinjani


Faozal menjelaskan tentang mekanisme sampah berbayar ini dimulai ketika pendaki mendaftar ke pihak TNGR. Calon pendaki akan diminta mencatat semua barang bawaan, termasuk produk yang akan menjadi sampah.

Jaminan sebesar Rp 500 ribu dihitung berdasarkan bobot sampah. Pihak TNGR memperkirakan, 1 kg sampah nilainya Rp 100 ribu dan setiap pendaki rata-rata bisa membawa turun 5 kg sampah.

foto: Instagram/@mountainrinjani


“Sebelum naik, barang bawaan akan kami catat, termasuk botol air mineral, pisang, atau produk yang ujungnya sampah. Saat turun, itu harus dibawa lagi,” jelasnya.

Perhitungan jumlah uang jaminan bukan tanpa alasan. Sebab, pekan lalu pihak TNGR baru saja melakukan ‘clean up’ bersama TNI dan Polri, termasuk sejumlah komunitas. Hasilnya, 1 ton sampah berhasil diturunkan.

Fact & History Mt Rinjanifoto: Instagram/@mountainrinjani


Anggaran untuk melakukan kegiatan tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Makanya tidak heran jika pihak TNGR akhirnya mengeluarkan kebijakan ini.

Diharapkan kebijakan tersebut akan membuat pendaki tidak lagi berani meninggalkan sampah disepanjang jalur pendakian maupun tempat camp peristirahatan maupun puncak Rinjani, sehingga keindahan alam pegunungan akan terus terawat dan terjaga keindahannya. (Red)

Photo credit : Rinjani National Park


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila
Waktu Baca 2 Menit
Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit

Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri

Waktu Baca 9 Menit

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Lifestyle

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Lifestyle

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit
Baju Padel Wanita
Lifestyle

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?