Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Trading Card Games berkonsep Augmented Reality Sepak Bola Pertama di Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Trading Card Games berkonsep Augmented Reality Sepak Bola Pertama di Indonesia

Atti K. Senin, 5 Desember 2016 | 00:04 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Salah satu pengunjung pusat perbelanjaan di bilangan Senayan, mencoba memainkan ASTARK Football, aplikasi trading card games sepak bola pertama yang menggunakan teknologi augmented reality (AR). Mobile gaming apps ini hadir untuk menghubungkan penggemar sepak bola di tanah air dengan pemain sepak bola favorit mereka. Dengan teknologi AR trading cards tersebut, ASTARK mampu menghadirkan permainan sepak bola online menjadi lebih nyata. (ASRARK)
Photo Credit: Salah satu pengunjung pusat perbelanjaan di bilangan Senayan, mencoba memainkan ASTARK Football, aplikasi trading card games sepak bola pertama yang menggunakan teknologi augmented reality (AR). Mobile gaming apps ini hadir untuk menghubungkan penggemar sepak bola di tanah air dengan pemain sepak bola favorit mereka. Dengan teknologi AR trading cards tersebut, ASTARK mampu menghadirkan permainan sepak bola online menjadi lebih nyata. ASRARK
Bagikan

Telegraf, Jakarta – PT Astar Asia Global (ASTARK) – perusahaan start-up lokal di bidang game development bekerjasama dengan PT ARE Teknologi Kreasi (AR&Co) meluncurkan aplikasi ASTARK: Football. App ini merupakan permaianan sepak bola pertama yang menggunakan konsep augmented reality (AR) trading cards. Dengan teknologi tersebut, ASTARK dapat memberikan tampilan permainan sepak bola online menjadi lebih nyata.

Founder ASTARK, Arthur Irawan mengatakan aplikasi ASTARK diciptakan agar penggemar sepak bola di tanah air dapat berinteraksi dengan pemain sepak bola favorit mereka. “Kami ingin membuat sebuah wadah interaksi yang unik untuk pengemar sepak bola di Indonesia melalui augmented reality (AR) trading cards game serta channel online ASTARK.”

“Pengguna dapat mengunduh aplikasi ASTARK secara gratis di Google Play dan membeli trading cards di situs resmi ASTARK www.astark.co dan seluruh gerai Alfamart di Jabodetabek. Satu paket kartu terdiri dari satu kartu player, satu kartu training dan satu kartu booster dengan harga hanya Rp.19,900,-. It’s gonna be really fun.” tambah Arthur.

ASTARK merupakan gabungan dari permainan sepak bola dengan konsep AR trading card games. Aspek AR merupakan teknologi terbaru yang belum pernah diterapkan pada mobile gaming app sepak bola. Inti dari seluruh permainan ini adalah berkompetisi melawan pengguna lain untuk membuktikan siapa yang mampu membangun dan melatih tim terbaik serta memiliki taktik yang terbaik. Lawan akan dipilih secara acak, tetapi pemain dapat melawan pemain lain yang ada di daftar pertemanan mereka.

Teknologi AR pada ASTARK dikembangkan oleh AR&Co, perusahaan pengembang teknologi inovasi dan AR terbesar di Asia. Teknologi AR saat ini diprediksi akan menjadi daya tarik di industri teknologi di tahun mendatang. Hal ini pun ditegaskan oleh Daniel Surya selaku CEO dan Co-Founder dari AR Group, “Sejak awal, kami selalu yakin bahwa teknologi Augmented Reality akan semakin memiliki peranan penting di berbagai sektor, dan tidak lama lagi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian kita. Peluncuran AR Trading Card ini menjadi bukti bersejarah bahwa kini teknologi Augmented Reality dapat dinikmati secara massive di Indonesia yang merupakan negara dengan market size terbesar ke-4 di dunia.”

Baca Juga :  Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Sementara itu, Peter Shearer, Co-Founder AR&Co dan AR Group mengatakan Augmented reality trading cards games merupakan suatu hal yang baru di industri mobile gaming app. “Sampai saat ini belum ada mobile gaming app di olahraga sepak bola yang menggunakan konsep ini. Kami dengan bangga mengklaim bahwa ASTARK merupakan mobile gaming app sepak bola pertama yang menggunakan teknologi ini.”

Pasar game online di Indonesia saat ini tengah berkembang pesat. Menurut statisitik Newzoo tahun 2015, 52% pasar game di Indonesia didominasi game mobile. Selain itu Laporan App Annie 2015 Retrospective, jumlah pemain game mobile aktif merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dengan 30,7 pengguna. Dari seluruh pemain game mobile tersebut, 49% menghabiskan uang untuk game lebih besar dari seluruh wilayah Asia Tenggara dengan rata-rata 45%.

“Melihat pasar game online yang menjanjikan, kami sangat optimis ASTARK dapat tumbuh menjadi aplikasi yang diminati masyarakat Indonesia. Kami juga akan terus berinovasi untuk memastikan aplikasi ini menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung keseruan para pemain.” tutup Peter. (Red)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit
Dokumen Digital Palsu
Technology

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit
Fina Asriani
Technology

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit
vivo Y31d Pro
Technology

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?