Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca TikTok Ajak Pelaku UKM Fesyen Tampil Lebih Kreatif
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

TikTok Ajak Pelaku UKM Fesyen Tampil Lebih Kreatif

Hanna Iffah Jumat, 7 Mei 2021 | 20:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf – Pandemi yang melanda sejak tahun lalu berhasil mengubah perilaku belanja konsumen. Salah satunya perilaku mengonsumsi produk kesehatan, kecantikan, dan fesyen.

Di era kenormalan baru, sektor ini termasuk yang memperlihatkan performa positif. Laporan Kantar Indonesia yang berjudul Beauty Shoppers: Road to Recovery April 2021 menyebutkan industri kecantikan mengalami pemulihan seiring dengan konsumen yang ingin terlihat dan merasa ‘baik’ (looking and feeling good).

Contohnya, optimalisasi riasan mata saat keluar rumah dan feeling good dengan melakukan perawatan wajah di rumah.

“Konsumen semakin melakukan penyesuaian antara prioritas konsumsi produk kesehatan dan kecantikan. Pelaku industri ini harus memahami kebutuhan dan preferensi target konsumen agar bisa memasarkan produknya dengan efektif,” tutur Adisti Bramanti, Commercial Director Kantar Indonesia Worldpanel Division.

Ia menambahkan, menjadi relevan adalah yang terpenting saat ini. Di masa konsumen yang semakin mencermati produk sesuai dengan kebutuhannya, Konsumen akan mencari tahu lebih dalam apakah produk tersebut cocok untuk mereka. Kalau tidak cocok, mereka akan cenderung mencari produk yang lebih cocok.

Astarini, Head of Business Marketing TikTok Indonesia mengatakan Fesyen dan kecantikan kini menjadi top konten di platformnya. Faktor meningkatnya engagement di kategori tersebut adalah konten yang relevan.

Jika dilihat dari Januari 2020, terjadi kenaikan lima kali lipat untuk views video kategori fesyen dan kecantikan di TikTok. TikTok kemudian berusaha melihat perilaku penontonnya, terutama untuk kategori fesyen dan kecantikan. Kebanyakan dari mereka (80%) melakukan riset sebelum membeli produk fesyen. Sementara, 69% konsumen mempercayai review yang ada di platform daring. Kegiatan ini dilakukan di banyak platform, termasuk melalui video TikTok.

Baca Juga :  Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

“TikTok berhasil menciptakan tren fesyen dan kecantikan lewat ragam konten relevan yang dihadiran kreator. Bisa dilihat dari tagar #situashion atau #tipsberpakaian. Konten-konten ini memberikan nilai tambah kepada pengguna berupa inspirasi dan edukasi trivia seputar fesyen dan kecantikan,” imbuhnya.

Pelaku bisnis di sektor ini bisa memanfaatkan tren ini sebagai peluang untuk meningkatka relevansi dalam kegiatan marketingnya. Pelaku bisnis bisa berperan menjadi kreator yang mewakili mereknya. Dengan menambahkan unsur kreativitas dan berusaha untuk relevan, strategi ini bahkan bisa menciptakan tren baru di lanskap pemasaran digital.

“Always On! atau tampil secara konsisten akan membuat audiens lebih familiar dengan brand dan mereka akan menjadi konsumen seiring hal tersebut. Melalui TikTok for Business, kami mengajak pelaku bisnis di sektor fesyen dan kecantikan untuk lebih kreatif dalam meningkatkan engagement-nya di era digital ini,” pungkasnya.


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit
Dokumen Digital Palsu
Technology

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit
Fina Asriani
Technology

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit
vivo Y31d Pro
Technology

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?