Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Masalah Baterai, Hyundai dan LG Evaluasi Kesepakatan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Masalah Baterai, Hyundai dan LG Evaluasi Kesepakatan

Didik Fitrianto Kamis, 18 Februari 2021 | 01:51 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: LG Energy Solution, anak usaha LG Chem Ltd di bidang electric vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan listrik di Seoul, Korea Selatan. AFP
Photo Credit: LG Energy Solution, anak usaha LG Chem Ltd di bidang electric vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan listrik di Seoul, Korea Selatan. AFP
Bagikan

Telegraf – Hyundai Motor Co baru-baru ini memutuskan mengganti baterai pada kendaraan produksinya, Kona Electric setelah serangkaian insiden kebakaran.

Perusahaan saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan LG Energy Solution tentang bagaimana membagi biaya. Hyundai telah menghasilkan paket dan sistem manajemen baterai, sedangkan LG Energy Solution telah memproduksi sel baterai.

Menurut sumber industri, mereka membutuhkan waktu untuk mencapai kesepakatan karena sulit menentukan penyebab kebakaran. Meskipun Korea Automobile Testing & Research Institute sedang menyelidiki kasus-kasus tersebut, penyelidikan tersebut tidak mungkin memberikan jawaban yang jelas, (17/2/2021).

Komisi publik-swasta yang menyelidiki kebakaran sistem penyimpanan energi pada 2019 gagal menunjukkan penyebab spesifik dan menyebutkan berbagai kemungkinan, termasuk manajemen yang buruk dan cacat pada sel baterai.

Sementara itu, Hyundai dikritik karena terlambat melakukan penarikan baterai. Sebanyak 13 kasus kebakaran Kona Electric telah dilaporkan di dalam negeri sejauh ini, termasuk lima kebakaran yang terjadi setelah pembaruan sistem manajemen baterai.

Meski begitu, Hyundai tak mengambil langkah ekstra. Penggantian baterai lengkap diputuskan setelah kendaraan yang ditarik kembali terbakar bulan lalu.

Perusahaan juga dikritik karena ruang lingkup penggantiannya. Sebelumnya, mereka mengecualikan yang diproduksi pada Maret 2020 dan kemudian dari penarikan kembali tanpa menjelaskan alasannya.


Photo Credit: LG Energy Solution, anak usaha LG Chem Ltd di bidang electric vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan listrik di Seoul, Korea Selatan. AFP

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit
Dokumen Digital Palsu
Technology

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit
Fina Asriani
Technology

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit
vivo Y31d Pro
Technology

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?