Tim Prabowo-Sandi Usulkan Debat Capres-Cawapres di Kampus

Tim Prabowo-Sandi Usulkan Debat Capres-Cawapres di Kampus

"Biar yang menelanjangi dan mengulik itu para dosen-dosen dan akademisi serta mahasiswa ketimbang nanti debat di hotel terus mengundang pendukung, ngundang suporter itu nantinya juga susah, berisik, teriak-teriak,"

Tim Prabowo-Sandi Usulkan Debat Capres-Cawapres di Kampus

Telegraf, Jakarta – Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyarankan debat pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di gelar di kampus-kampus terpilih. Nantinya kedua pasangan cukup membawa “badan” saja, tanpa perlu repot-repot membawa suporter.

“Jadi cukup di kampus digelar, enggak perlu undang pendukung, jadi dikampus di pilih saja di kampus mana,” ujar Dahnil, dalam keterangannya, Minggu (21/10/18).

Jika debat dilakukan di lingkungan kampus, Dahnil juga menyarankan debat diikuti oleh akademisi dan mahasiswa terpilih yang bebas berdialog dan mengupas tuntas visi-misi kedua kandidat.

“Biar yang menelanjangi dan mengulik itu para dosen-dosen dan akademisi serta mahasiswa ketimbang nanti debat di hotel terus mengundang pendukung, ngundang suporter itu nantinya juga susah, berisik, teriak-teriak,” kata Dahnil.

Terpenting bagi Dahnil, debat nantinya harus live di televisi-televisi nasional.

“TV live kemudian enggak ada berisik-berisik. Kalau mau hadir timses cukup 5 atau 10 orang yang enggak perlu teriak-teriak dan saya pikir itu cara yang paling baik dan beradab, itu usulan kami,” imbuhnya.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan berlangsung lima kali.
Jumlah debat Pilpres 2019 ini sama dengan Pilpres pada tahun 2014.

Arief menuturkan, belum ada pembahasan detail terkait mekanisme debat pilpres ini.

Arief mengatakan, dari lima kali debat, sebanyak tiga kali bisa debat khusus untuk para capres, sisanya dua kali untuk cawapres atau bisa juga keseluruhan pasangan capres dan cawapres.

“Ada dua desain (debat capres). Satu, tiga kali capres, terus dua kali cawapres, misal begitu. Atau bisa juga lima kalinya akan dilakukan barengan semua (pasangan capres-cawapres),” kata Arief. (Red)


Photo Credit : Photo Credit : FILE/Dok/Ist. Photo

 

KBI Telegraf

close