Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tidak Maksimal, Persija Dapat Evaluasi Dari Tim Pelatih
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Olahraga

Tidak Maksimal, Persija Dapat Evaluasi Dari Tim Pelatih

Muhamad Nurabain Rabu, 3 November 2021 | 02:52 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Tim Persija. Bola/Muhammad Iqbal Ichsan
Photo Credit: Tim Persija. Bola/Muhammad Iqbal Ichsan
Bagikan

Telegraf – Hasil kurang memuaskan harus diterima oleh Persija pada seri 2 BRI Liga 1 2021/2022.

Dalam empat laga, tim Macan Kemayoran hanya meraih menang satu kali melawan Madura United, imbang sekali melawan Persik, dan dua kali menelan kekalahan melawan Arema FC dan Persebaya.

Bahkan, tim besutan Angelo Alessio itu tercatat kemasukan enam gol yang bersarang di gawang Andritany Ardhiyasa.

Di laga vs Arema dan Persebaya masing-masing kemasukan satu gol (0-1), vs Madura United dua gol (3-2), dan dua gol lagi saat melawan Persik (2-2).

“Pemain belakang harus ditingkatkan kembali komunikasinya. Pemain harus tahu bahwa masuk ke lapangan memiliki tanggung jawab penuh untuk bisa memberikan kontribusi yang besar kepada tim,” kata Sudirman, asisten pelatih Persija.

“Di seri kedua ini saya pikir pemain kaget, masuk ke lapangan seolah-olah hanya untuk masuk saja tapi tidak bertekad memberikan satu perubahan ke dalam permainan. Itu yang jadi pertanyaan kami (pelatih) dan akan jadi evaluasi kami ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, bek senior Persija, Maman Abdurahman, mengatakan bahwa enam kebobolan di seri dua adalah andil dari seluruh pemain.

“Hampir setiap kebobolan bukan karena kesalahan kami, kurang fokus, kurang koordinasi, dan kurang komunikasi. Itu yang harus kami tingkatkan lagi untuk menjaga ini belakang kami. Saya sudah katakan berkali-kali memang hasilnya belum maksimal. Itu yang akan kami terus perbaiki terus dan akan dievaluasi,” ucapnya.


Photo Credit: Tim Persija. Bola/Muhammad Iqbal Ichsan

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit
Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Waktu Baca 4 Menit
Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru

Waktu Baca 10 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Olahraga

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Gandeng Persija dan Jakmania, Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan

Waktu Baca 3 Menit
Olahraga

Indonesia Targetkan Asian Games 2026 dan SEA Games 2027

Waktu Baca 3 Menit
Olahraga

Erick Thohir Dorong Timnas Bisa Memaksimalkan FIFA Series

Waktu Baca 2 Menit
Olahraga

Perhelatan Sepakbola Special Olympics Asia Tenggara Berakhir Malam Ini

Waktu Baca 3 Menit
Olahraga

Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025 Resmi Dibuka di Bandung

Waktu Baca 8 Menit
Foto : FORNAS VIII 2025 resmi dibuka di NTB. (29/7/25). (Doc.Ist)
Olahraga

FORNAS VIII Resmi Dibuka, 18.000 Peserta Padati NTB

Waktu Baca 4 Menit
Foto : PROPAMI CUP VI 2025 di TriboOn Mini Soccer, Jeruk Purut, Jakarta Selatan (19/7/25). (Doc.Ist)
Olahraga

KB Valbury Juara PROPAMI CUP 2025 Lewat Adu Penalti Menegangkan

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?