Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Susul Tommy, Titiek Soeharto Gabung Dengan Partai Berkarya
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Susul Tommy, Titiek Soeharto Gabung Dengan Partai Berkarya

Telegrafi Senin, 11 Juni 2018 | 17:34 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Siti Hediati Suharto (L), daughter of former Indonesian President Suharto, greets supporters during a Golkar party campaign in Sleman, near Yogyakarta, March 29, 2014. Siti Hediati Suharto, popularly known as Titiek, on the campaign trail in the city of Yogyakarta in central Java claimed that Indonesia had made little headway since her father's downfall. The Golkar party, which she is campaigning with and which was the parliamentary rubber . REUTERS/Dwi Oblostamp of Suharto's long rule, is also turning openly to a legacy that until recently would have been political poison. Picture taken March 29, 2014. REUTERS/Dwi Oblo (INDONESIA - Tags: POLITICS ELECTIONS)
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Satu lagi anggota dari keluarga Cendana yang juga merupakan kader senior Partai Golkar Siti Hediyati Hariyadi atau yang kerap disapa mbak Titiek akan segera mendeklarasikan diri menjadi sebagai kader Partai Berkarya.

Titiek sebagai salah satu anak Cendana itu dipastikan bakal pindah partai setelah sekian lama mengenakan baju Partai Golkar yang dibesarkan oleh ayahnya almarhum presiden Soeharto.

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan deklarasi Titiek akan dilakukan di tanah kelahiran Soeharto yakni di desa Kemusuk, Yogyakarta pada hari ini, Senin (11/06/18).

Titiek bakal mendeklarasikan diri bertepatan dengan acara konsolidasi kader Partai Berkarya se-Yogyakarta. Nantinya, momen deklarasi tidak hanya disaksikan oleh kader, tetapi juga oleh Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yang mana merupakan adik Titiek.

“Sore ini, jam 15.30, Ibu Titiek Soeharto akan menyampaikan pernyataan penting. Sebagai Sekjen sore ini saya ikut dampingi Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto menyaksikan secara langsung pernyataan politik dari Bu Titiek, “ucap Priyo melalui pesan singkatnya, Senin (11/06/18).

Deklarasi Titiek tersebut seirama dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga Cendana dalam Partai Berkarya.

Mulanya, anak kelima Soeharto yaitu Tommy menggagas penyatuan Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik menjadi Partai Berkarya.

Dia lantas menjadi Ketua Umum usai partainya resmi ditetapkan sebagai peserta pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Februari lalu. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai merangkap Ketua Dewan Pembina.

Selain Tommy, telah bergabung pula cucu Soeharto. Dia adalah Retnosari Widowati Harjojudanto atau Eno Sigit yang sebelumnya merupakan pengurus DPP dan kader dari partai Gerindra.

Sementara itu mantan Ketua Umum Partai Berkarya Neneng Ajarwatty Tutti pernah mengatakan bahwa partainya memang beriktikad mengumpulkan keturunan Cendana untuk berjuang bersama.

Hal itu dilakukan demi melengkapi visi partai yang mana ingin memperjuangkan cita-cita Soeharto. Menurutnya, akan lebih sempurna jika partai yang ingin memperjuangkan cita-cita Soeharto juga diisi oleh keturunan penguasa Orde Baru.

“Karena ada lambang Pak Harto dan Mas Tommy, pasti orang mempunyai pemikiran seperti itu, Soehartois. Ya memang kita membangun dengan militansi Soehartois,” tutur Neneng Februari lalu di kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta. (Red)


Photo Credit : Titiek Soeharto. REUTERS/Dwi Oblo 

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?