Suami Isteri Perlu Menjaga Hal Tabu Dalam Berumah Tangga

Suami Isteri Perlu Menjaga Hal Tabu Dalam Berumah Tangga

"Ternyata banyak hal tabu yang belum banyak di ketahui dalam menjalin hubungan suami isteri dan bagaimana strategi cinta kasih bersama pasangan masing-masing”.

Suami Isteri Perlu Menjaga Hal Tabu Dalam Berumah Tangga


Telegraf, Tangerang Selatan –  Agar dapat mempertahankan keluarga biasanya pasangan suami isteri saling meningkatkan keintiman cinta kasihnya, sehingga problem berumah tangga pun dapat teratasi dengan saling pengertian dan dengan penuh kasih sayang. Hal tersebut terungkap dalam seminar dengan tajuk Bersama Cinta Meraih Surga, komitmen indah untuk ibadah yang diselenggarakan Rumah Keluarga Indonesia Tangerang Selatan, pada Rabu (21/12).

Lilis Laela ketua bidang perempuan dan ketahanan keluarga menjelaskan bahwa tujuan seminar adalah “memberikan edukasi seksologi bagi para isteri agar dapat mempertahankan benteng ketahanan keluarga.” “Tujuannya ya agar setiap pasangan dapat lebih meningkatkan cinta kasihnya, sehingga persoalan perselingkuhan, perceraian dapat dihindarkan.” Tutur Lilis yang juga seorang pendidik dan konsultan.

Banyak hal serta manfaat yang didapat dari seminar yang menghadirkan motivator keluarga dan juga penulis buku Dra. Kingkin Annida ini. Lebih lanjut Lilis mengatakan, “Ternyata banyak hal tabu yang belum banyak di ketahui dalam menjalin hubungan suami isteri dan bagaimana strategi cinta kasih bersama pasangan masing-masing”. Tukasnya.

Diakui dirinya dalam berkeluarga biasanya ada kendala sebab berdakwah dalam keluarga sendiri itu terkadang sulit, menurutnya tugas isteri sangat berat selain mengurus anak, seorang isteri juga harus setia dan bisa menjaga hubungan baik dengan suami, bukan hanya komunikasi saja tentunya, tetapi juga tetap memberikan pelayanan hangat terhadap suami.

“Artinya dalam keluarga harus selalu menjalankan ketaatan, pengertian taat untuk melakukan kebaikan dan isteri juga harus memahami hal tabu agar terbina rumah tangga yang diharapkan keduanya.” Pungkas Lilis.

Seminar tersebut selain dihadiri oleh dinas pemberdayaan masyarakat pemberdayaan perempuan keluarga berencana (BPMPPKB),  hadir pula H. Chaerul mewakili pemerintahan dan sekda kota tangerang selatan. (Red)

Photo credit : Telegraf/Diaz


KBI Telegraf

close