Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global, OJK Tetap Optimis
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global, OJK Tetap Optimis

Atti K. Sabtu, 12 April 2025 | 19:17 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit :Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar (atas tengah)/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menyatakan bahwa stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) Indonesia masih tetap terjaga meskipun dinamika ekonomi global menunjukkan peningkatan ketidakpastian.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK yang digelar pada 26 Maret 2025. “Kami terus memantau dan menilai kondisi sektor jasa keuangan secara menyeluruh. Meskipun tekanan global meningkat, sektor keuangan Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik,” ujar Mahendra.

Ia menyoroti bahwa perekonomian global saat ini menunjukkan tren yang berbeda-beda. Data ekonomi Amerika Serikat tercatat di bawah ekspektasi, sedangkan kawasan Eropa dan Tiongkok justru menunjukkan perbaikan. Volatilitas pasar global pun masih tinggi, dipicu oleh ketidakpastian kebijakan ekonomi dan meningkatnya risiko geopolitik.

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) telah merevisi proyeksi pertumbuhan global menjadi 3,1 persen pada 2025 dan 3 persen di 2026. Untuk Indonesia, proyeksi pertumbuhan ekonomi diturunkan menjadi 4,9 persen, namun Mahendra menyebut penurunan ini masih sejalan dengan negara-negara lain di kawasan.

“Kami melihat bahwa walaupun ada koreksi pada proyeksi pertumbuhan, secara keseluruhan kondisi makroekonomi Indonesia tetap solid dan kompetitif,” tambahnya.

Di sisi domestik, inflasi tetap terkendali. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret tercatat sebesar 1,03 persen secara tahunan, sementara inflasi inti pada Februari mencapai 2,48 persen. Hal ini, menurut Mahendra, mencerminkan bahwa permintaan domestik masih cukup kuat meski ada beberapa tanda moderasi.

Baca Juga :  Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Bahlil Akan Terbitkan Harga Pokok Minimum Timah

Lembaga pemeringkat internasional seperti Moody’s dan Fitch juga menunjukkan kepercayaan mereka terhadap fondasi ekonomi Indonesia. Moody’s mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil, sementara Fitch menegaskan rating BBB dengan outlook serupa.

“Ini menunjukkan bahwa dunia internasional tetap memandang positif kebijakan ekonomi Indonesia serta kemampuan kita dalam menjaga ketahanan sektor keuangan,” jelas Mahendra.

Ia juga menegaskan bahwa indikator fundamental Indonesia, seperti defisit fiskal yang relatif rendah (2,29 persen dari PDB), rasio utang luar negeri terhadap PDB (30,42 persen), dan current account balance (-0,63 persen dari PDB), memperlihatkan posisi Indonesia yang lebih baik dibandingkan dengan sejumlah negara berkembang lainnya seperti Turki dan India.

Dengan kondisi tersebut, OJK tetap optimis terhadap prospek sektor jasa keuangan di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

 

 

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit
Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung
Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern
Waktu Baca 4 Menit
SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN
Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Banyak Perusahaan China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Nanti Kita Tindak Cepat

Waktu Baca 2 Menit

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Disetujui DPR, Thomas Djiwandono Kini Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang karyawan melewati layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. ANTARA/Galih Pradipta
Ekonomika

Menunggu Pertemuan The Fed IHSG Dibuka Menguat Hari Ini Capai Level 9.000

Waktu Baca 6 Menit
Ekonomika

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Bahlil Akan Terbitkan Harga Pokok Minimum Timah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Yang Digadang Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Usai Jualan Prabowonomics di WEF, Prabowo Gondol Investasi Senilai Rp90 T ke Indonesia

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA
Ekonomika

Bidik Produksi 85% Pada 2026 Freeport Kembali Operasikan Grasberg

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Perbankan Nasional Terjaga, Likuiditas dan Permodalan Tetap Kuat

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Sampai Saat Ini, SPBU Swasta Belum Memesan Solar ke Pertamina

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?