Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Setelah Anies-Sandi Kini Giliran Djarot Sowan Kepada Gus Sholah
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Setelah Anies-Sandi Kini Giliran Djarot Sowan Kepada Gus Sholah

Telegrafi Rabu, 22 Maret 2017 | 21:48 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sowan kepada KH Salahudin Wahid (Gus Sholah) sore, (22/03/2017).

Djarot mengaku bahwa dirinya kenal baik dengan anak Gus Sholah, Iqbal  yang memberitahukan kepada Djarot  bahwa Gus Sholah sedang berada di rumah dan mengundangnya untuk datang berkunjung.

“Beliau (Iqbal) kasih info bahwa Gus Sholah ada di rumah sekaligus ngundang,” kata Djarot, Rabu (22/3/2017)

Selain itu kedatangan Djarot untuk meminta izin untuk pembangunan Masjid Raya DKI yang rencananya akan dibangun oleh Pemprov DKI. Masjid yang direncanakan akan dibangun usai Pilkada DKI itu akan menggunakan nama kakek Gus Sholah yakni Kh. Hasyim Ashari yang merupakan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

“Beliau kan salah satu cucunya. Maka perlu sowan. Minta doa restu, minta izin. Ini tujuan utamanya. Silaturahim menyambung ketika saya sowan ke Tebu Ireng,” kata Djarot.

Ketika ditanyakan apakah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga akan mengunjungi Gus Sholah, Djarot mengatakan ia akan datang sendiri.

“Pak Ahok ada acara. Sehingga saya yang wakili beliau. Prinsipnya minta izin. Termasuk kepada ibu Sinta Nuriah,” tandasnya.

Selain itu dalam pertemuannya dengan Gus Sholah didampingi oleh kakak dari menteri agama Lukman Saifudin, PPP Romi dan Gus Adib Saifuddin.

Sebelumnya pada Senin lalu, Calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, juga sudah sowan ke kediaman Gus Sholah, di Jalan Bangka.

Pesan Gus Sholah Kepada Djarot

Seiring dengan pertemuannya bersama Djarot, Gus Sholah juga berpesan kepada calon wakil gubernur DKI Jakarta tersebut tentang Pilkada DKI 2017. Gus Sholah mengibaratkan Pilkada DKI layaknya sebuah kompetisi sepakbola.

“Kompetisi itu harus sehat. Main bola itu kan ada free kick, ada penalti. Kalo penalti biasanya berhasil gol. Nah ini kan kita juga jaga jangan sampe kena kartu merah,” kata Gus Sholah di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (22/03/2017).

Menurutnya, dalam suatu kompetisi seperti sepakbola dan Pilkada ada pemain yang tidak dapat mengendalikan diri dan bermain kasar namun begitu pertandingan selesai diharapkan tetap dapat menjaga persatuan. Namun menurutnya yang seringkali terlibat perselisihan adalah para pendukung dari pemain sepakbola dan Pilkada itu sendiri.

“Jangan sampe ada kelanjutan tidak boleh ada perpecahan. Kita saling menghormati, saling menghargai. Toh apapun juga kita adalah bangsa Indonesia. Itu adalah warisan yang kita jaga. Yang rame ini kan pendukungnya. Kadang-kadang yang main bola di lapangan nggak berkelahi yah. Tapi Bonek (misalnya) sama Aremania itu berantem,” ujar Gus Sholah.

Ia pun membantah pertemuan dengan Djarot ini untuk memberikan dukungan dalam Pilkada DKI. Begitu juga dengan kehadiran pasangan calon nomor tiga Anies-Sandi yang hadir Senin kemarin.

“Kita kan silaturahim. Itu kan jadi kekuatan kita. Pokoknya niatnya baik kok, tidak ada yang niatnya jelek,” tegasnya.

Gus Sholah hanya berpesan kepada Djarot agar menjaga kesehatan. Karena menurutnya tidak mudah dalam menjalani kampanye Pilkada DKI di masa yang terbilang cukup panjang.

“Jaga kesehatan. Karena ini kan masih satu bulan lagi. Capek loh itu. Capek betul kepala di bawah kaki di atas. Saya juga pernah ngalamin walau tidak selama ini, paling dua bulan, gitu aja udah capek,” . Ungkapnya. (Red)

Photo credit : Tebuireng


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila
Waktu Baca 2 Menit
Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit

Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri

Waktu Baca 9 Menit

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?