Sepuluh Merek Terbaik Indonesia Tahun 2018, Apa Saja?

Sepuluh Merek Terbaik Indonesia Tahun 2018, Apa Saja?

"Salah satu merek yang sukses dalam mengkomunikasikan ke konsumen atas proposisi abru dan disruptif adalah Go-Jek. Go-Jek berada pada posisi ke-tujuh dengan pencapaian USD 12,4 miliar. Go-Jek selain inovatif juga ekspansif, khususnya berekspansi ke Vietnam yang dimulai belakangan ini."

Sepuluh Merek Terbaik Indonesia Tahun 2018, Apa Saja?


Telegraf, Jakarta – Merek-merek Indonesia paling berharga sekarang ini semakin bertumbuh. Bahkan, pertumbuhannya melebihi dua kali GDP Indonesia dengan besaran 13%. Pernyataan ini dirilis dalam ajang BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2018 dan diumumkan oleh WPP dan Kantar Willward Brown di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Dari lima puluh merek tersebut, berikut merek-merek yang menempati posisi satu sampai sepuluh.

Kemampuan mengembangkan berbagai produk dan servis baru tidak cukup untuk menumbuhkan nilai sebuah merek. Komunikasi terhadap inovasi dan brand juga menjadi faktor naiknya nilai merek. Konsumen perlu melihat dan merasakan sendiri berbagai inovasi merek tersebut dan mengkomunikasikan kehadiran dan manfaat inovasi tersebut kepada konsumen.

Posisi pertama ditempati oleh Bank Central Asia (BCA) dengan nilai pertumbuhan sebesar 20% atau menjadi USD 12,7 miliar. Bahkan, di tingkat dunia, BCA menempati posisi ke-99 dalam BrandZ Top 100 Merek Global Paling Berharga. Posisi BCA ini setelah merek Honda dan sebelum Adidas. BCA pun menjadi merek Indonesia pertama yang berhasil masuk dalam urutan global.

Salah satu merek yang sukses dalam mengkomunikasikan ke konsumen atas proposisi abru dan disruptif adalah Go-Jek. Go-Jek berada pada posisi ke-tujuh dengan pencapaian USD 12,4 miliar. Go-Jek selain inovatif juga ekspansif, khususnya berekspansi ke Vietnam yang dimulai belakangan ini.

Merek Indonesia lain yang termasuk merek yang mampu menciptakan pasar baru (disriptor brand) adalah Traveloka, meski tak masuk dalam sepuluh besar. Traveloka yang merupakan penyedia jasa digital untuk pemesanan perjalanan berada di peringkat ke-20 dengan pencapaian USD 805 juta.

Baca Juga :   Zipmex Umumkan Investornya Setelah Mendapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

Saat ini, Traveloka sedang mengembangkan pasarnya di Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Selain Traveloka juga ada Tokopedia di peringkat ke-33 dengan pencapaian USD 380 juta dan Bukalapak di peringkat ke-37 dengan pencapaian USD 298 juta. (Red)


Photo Credit : FILE/Dok/Ist. Photo

KBI Telegraf

close