Sarinah Dukung Destinasi Pariwisata Melalui Vegan Cafe

"Kemenpar mendukung pembukaan vegetarian restoran ini untuk pasar luar negeri terutama India. India jumlahnya 650 ribu targetnya akan kita buat 1 juta. Pasar vegetarian sampai saat ini tidak terlalu bsr sampai saat ini terhadap jumlah penduduk ga sampai 2%. Kalau penggvduduk 250 juta katakan 2 juta tapi trend yang bagus di indonesia"

Sarinah Dukung Destinasi Pariwisata Melalui Vegan Cafe

Telegraf, Jakarta – Dalam rangka terus mendukung pariwisata Indonesia PT Saronah Persero (Sarinah) sebagai BUMN Ritel Pertama dan juga merupakan menjadi salah satu deatinasi belanja di Indoneaia bekerjasama dengan Rumah Alam Indonesia menghadirkan Beres Cafe.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT Sarinah Persero Sugiarta Yasa dalam peresmian Beres Cafe yang berbasis vegetarian, di Jakarta, Senin (30/9).

Sugiarta mengatakan Sarinah terus menjadikan diri sebagai wadah pengebangan kreatifitas anak bangsa dan kuliner nusantara adalah salah satunya adalah vegan tentunya vegetarian food.

“Kami menyadari bahawa pergeseran prilkau pelanggan yang ada di Sarinah perlu diikuti, salah satunya adalah mneyediakan kuliner karena memberikan pengalaman para pengunjung yang datang ke Sarinah tentu adalah menjadi target kami, karena era sekarang, kalo dulu kita datang ke toko pasti tujuannya belanja tetapi saat ini orang datang ke toko, atau departemen store atau mall, tujuannya utamanya mungkin bukan belanja, belanja menjadi impulse buyingnya tetapi tujuan utamanya untuk kongkow, meeting atau bahkan menjadi tujuan wisata,” ungkap Sugiarta

Hadir dalam peresmian Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mengatakan pasar vegetarian di Indonesia tidak terlalu besar tidak mencapai 2 peraen terhadap jumlah penduduk Indonesia katakan 2 juta jika penduduknya 250 juta, tetapi trend yang bagus.

“Kemenpar mendukung pembukaan vegetarian restoran ini untuk pasar luar negeri terutama India. India jumlahnya 650 ribu targetnya akan kita buat 1 juta. Pasar vegetarian sampai saat ini tidak terlalu bsr sampai saat ini terhadap jumlah penduduk ga sampai 2%. Kalau penggvduduk 250 juta katakan 2 juta tapi trend yang bagus di indonesia,” ungkap Yahya pangilan Menteri Pariwisata.

Lanjut Yahya trevel trevel India akan diarahkan untuk datang ke Sarinah agar mengenal vegetarian cafe, India aebagaibtujuan utama karena destinasi di Bali hampir 70 persen wisata dari India. Yang sekai datang bisa mencapai 200 orang untuk weeding ceremony di Bali.

Yahya menambahkan peluang pasar di India sangat besar tetapi terkendala dengan direct flight hanya satu x, untuk penambahan direct flight Yahya mengatakan “susah tiga tahun kita minta direct flight cuma dapat satu” ungkapnya.

“Yang akan kita lakukan adalah memanage hub jadi saya kasih contoh penerbangan dari Indoneaia ke India itu hanya 3 x dalam seminggu, pemerbangan dari India ke Singapore 70 kali dalam seminggu, apa yang kita lakukan kita akan mempwngaruhi trevel agen yg akan ada di Singapura untuk menjual dalam satu paket,” kata Yahya. (Red)


Credit Photo : Direktur Bisnis Ritel Lies Permana Lestari didampingi Direktur Utama PT Sarinah Persero Sugiarta  memberikan kenang kenangan kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya  di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (30/9)/TELEGRAF


Bagikan Artikel



Komentar Anda