Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca PROPAMI: Relaksasi Otak Bukan Malas, Tapi Strategis
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

PROPAMI: Relaksasi Otak Bukan Malas, Tapi Strategis

Idris Daulat Kamis, 24 Juli 2025 | 09:17 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Pentingnya Mental Cash Position di Dunia Finansial
Bagikan

TELEGRAF – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menyelenggarakan webinar bertajuk “The Art of Mental Rest: Foundation for Financial Professional” sebagai bagian dari upaya literasi keuangan yang menyentuh aspek emosional dan keseimbangan diri.

Acara ini menghadirkan Hany Gungoro, CFA, seorang mentor bisnis dan keuangan yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun di berbagai industri.

Dalam pemaparannya secara daring, Hany menekankan bahwa istirahat mental bukanlah bentuk kemalasan, melainkan strategi produktivitas baru di tengah tekanan tinggi dunia keuangan.

“Otak kita seperti otot. Jika dipaksa terus menerus tanpa jeda, maka kemampuannya untuk mengambil keputusan akan menurun,” ujarnya.

Istirahat Mental Bukan Kemewahan, Tapi Kebutuhan

Webinar ini mengangkat urgensi istirahat mental di tengah rutinitas dan ekspektasi tinggi terhadap profesional di pasar modal.

Hany menyebut fenomena “busyness paradox”—yakni sibuk belum tentu berarti produktif—sebagai salah satu penyebab stres berkepanjangan.

Ia memaparkan bagaimana stres kronis dapat mengecilkan hippocampus, bagian otak yang mengatur memori, serta melemahkan kemampuan otak dalam berpikir strategis.

Untuk itu, ia memperkenalkan konsep “mental cash position”—cadangan energi kognitif untuk menghadapi tantangan tak terduga.

Gejala dan Tantangan Overwhelm Mental

Dalam pemaparannya juga membahas tanda-tanda mental overwhelm, seperti sering lupa hal kecil, gangguan tidur, sakit fisik tanpa sebab medis, hingga kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial.

Bahkan, kebiasaan “pamer kesibukan” (busy bragging) disebut sebagai bentuk penyangkalan terhadap kelelahan mental.

Di sisi lain, tantangan utama dalam praktik istirahat mental antara lain persepsi bahwa rehat itu membuang waktu, rasa bersalah, atau bahkan dianggap tidak produktif oleh budaya kerja.

Baca Juga :  BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

“Kita tidak bisa berharap mobil tetap melaju tanpa diisi bensin. Tapi kita terus memaksa otak untuk bekerja tanpa diisi ulang,” tegas Hany.

Praktik Praktis untuk Kesehatan Mental Finansial

Beberapa teknik yang disampaikan dalam webinar antara lain:

  • 15-Minute Rule: Gunakan jeda 15 menit untuk gerakan mikro agar tubuh tetap aktif.
  • 90-Second Reset: Bernapas dalam untuk menghentikan hormon stres.
  • 5-Minute Mental Declutter: Klarifikasi prioritas dan buang pikiran tidak penting.
  • Satu Penolakan Energi: Katakan “tidak” pada satu hal yang menyedot energi pekan ini.
  • Reframing dan Thought Filtering: Mengubah “Saya sibuk” menjadi “Saya sedang memprioritaskan”.

Seluruh teknik ini tidak memerlukan perubahan besar, tapi cukup untuk membantu profesional finansial mengatur ulang keseimbangan pikir dan emosi.

Menyentuh Sisi Manusia di Balik Dunia Finansial

Webinar ini menandai komitmen PROPAMI dalam mendukung ekosistem pasar modal melalui pendekatan holistik: tidak hanya bicara soal data dan laporan keuangan, tapi juga memperhatikan kesejahteraan mental para profesionalnya.

“Dunia keuangan bukan hanya tentang angka, tapi manusia yang membuat keputusan, untuk itu perlu relaksasi dan istirahat demi keseimbangan pikiran, maka akan didapat keputusan yang lebih baik” ujar Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono, dalam pembukaan acara.

Webinar ini terbuka untuk umum dan diikuti ratusan peserta secara daring melalui Zoom Meeting. PROPAMI juga menyediakan souvenir eksklusif bagi lima peserta aktif sebagai bentuk apresiasi.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?