Prediksi Nusron Wahid Soal Lawan Jokowi di Pilpres 2019

Prediksi Nusron Wahid Soal Lawan Jokowi di Pilpres 2019

"Saya meyakini lawannya Jokowi bukan Pak Prabowo. Entah siapa orangnya saya meyakini bukan Prabowo. Hidung politik saya sudah merasakan,"

Prediksi Nusron Wahid Soal Lawan Jokowi di Pilpres 2019


Telegraf, Jakarta – Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa dan Kalimantan Partai Golkar Nusron Wahid menilai jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan maju lagi sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh pada saat Nusron menjadi narasumber dalam publikasi hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indo Barometer di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (16/02/2018).

“Saya meyakini lawannya Jokowi bukan Pak Prabowo. Entah siapa orangnya saya meyakini bukan Prabowo. Hidung politik saya sudah merasakan,” jelas Nusron.

Nusron juga mengaku bahwa keyakinan tersebut hanya berdasarkan atas perasaan dan intuisinya sebagai politikus.

“Intuisi dan feeling politik saya mengatakan Pak Prabowo tidak akan maju dan mendorong orang untuk maju,” katanya.

Nusron juga memprediksi Pilpres 2019 hanya akan memunculkan dua calon. Selain karena agar lebih irit anggaran, dua calon dianggap tidak mengurangi kualitas dan outputnya.

Dalam survei yang dilakukan oleh Indo Barometer, Jokowi masih menduduki posisi teratas dengan 97 persen terkait tingkat pengenalan publik terhadap capres. Setelah itu, disusul Jusuf Kalla 91,5 persen, Prabowo 87,7 persen serta Megawati Soekarnoputri 84,7 persen.

Dalam kategori capres yang disukai publik Jokowi mendapat 75,1 persen, Gatot Nurmantyo 70,2 persen, Jusuf Kalla 66,2 persen, Prabowo 64,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 61,2 persen dan Hary Tanoesoedibjo 57,6 persen.

Jokowi juga menduduki peringkat pertama untuk elektabilitas calon presiden pada pertanyaan terbuka dengan meraih 32,7 persen, disusul Prabowo 19,1 persen, Basuki Tjahaja Purnama 2,9 persen dan Gatot Nurmantyo 2,7 persen.

Metode yang digunakan dalam survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap warga yang berusia minimal 17 tahun.

Survei Indo Barometer dilaksanakan pada 23-30 Januari 2018 dengan sampel sebanyak 1.200 responden dan margin of error 2,83 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen. (Red)


Photo Credit : Nusron Wahid menilai jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan maju lagi sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Antara

KBI Telegraf

close