Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Perkuat Usawahan Muda Ultra Mikro, Aktivis 98 Berikan Sosialisasi dan Pendampingan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Perkuat Usawahan Muda Ultra Mikro, Aktivis 98 Berikan Sosialisasi dan Pendampingan

Aris Maulana Selasa, 9 Januari 2024 | 14:23 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR) Jakarta menggelar Program Relawan Menjemput UMKM di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (08/01/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Juru Bicara Aktivis 98, Lukman Hakim Pilliang (Lukman) bersama Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR) Jakarta menggelar Program Relawan Menjemput UMKM di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (08/01/2024). Mayoritas, sekitar 150 orang adalah usahawan muda ultra mikro melakukan dialog UMKM dan memberikan bimbingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Lukman, menyatakan pelaku usaha muda ultra mikro sejatinya adalah orang-orang terpilih dan  memiliki mental yang kuat. Hal ini diperkuat dari beragam survei.

“Berdasar data UNDP 2019 sebenarnya terdapat sekitar 81% anak muda berminat untuk membuka usaha. Namun, hanya 8% saja yang berusaha dan berdasar data Sakernas 2021 dari pelaku usaha muda sekitar 69,4% beroperasi dengan tenaga sendiri. Hal ini membuktikan mereka adalah orang terpilih dan bermental kuat,” ujarnya.

Lukman yang juga dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta menyatakan, kegiatan berusaha di pemuda adalah salah satu jalan keluar untuk menurunkan tingkat pengangguran dan mereka adalah pelaku dari bonus demografi untuk itu diperlukan penguatan edukasi SDM usaha. Sehingga,  mereka akan menjadi tuan rumah dari perputaran perekonomian.

“Berdasar data beragam sumber bonus demografi 2030 jumlah pemuda sekitar 75 juta, dan saat ini angka Not in Employment, Education or Training (NEET) dari tahun 2015-2020 justru dalam posisi hampir sama sekitar 24,28%. Data ini menujukkan ancaman suramnya masa depan pemuda kita. Kegiatan usaha adalah salah satu jalan keluar agar mereka mandiri dan hal ini perlu sekuat tenaga, bersama-sama kita wujudkan agar sukses mencapai apa yang kita inginkan. Menjadi tuan rumah di negerinya sendiri” ujarnya.

Lukman yang juga Aktivis 98 menyampaikan, pelibatan mahasiswa-mahasiswi perguruan tinggi untuk berdiskusi tentang masa depan mereka dan memberikan gambaran pentingnya wawasan entrepreneurship serta menularkan ke rakyat adalah tindakan yang penting dilakukan.

Baca Juga :  BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Terbukti selama terjun bersama di dalam Program Relawan Menjemput UMKM, telah didapatkan problem yang sangat disayangkan hampir merata terjadi. Bahwa mereka-pelaku usaha muda ultra mikro sangat minim mendapatkan bimbingan penguatan edukasi usaha dan belum memahami kegunaan dan manfaat NIB.

“Kami bersama mahasiswa-mahasiswi di ruang-ruang menara gading perguran tinggi berdiskusi dan terjun langsung berdasar keilmuan yang dimiliki menularkan penguatan pelaku usaha muda ultra mikro. Mereka mendapati pengalaman sendiri, menemukan problem langsung sesamanya anak muda diantaranya minim sosialisasi kegunaan dan manfaat NIB serta butuh bimbingan berusaha” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama. Koordinator Nasional KAPT Bambang J Pramono menyampaikan minimnya sosialisasi NIB dan bimbingan berusaha juga terjadi di berbagai daerah khususnya pelaku usaha ultra mikro khususnya pelaku usaha muda.

“Kami, menemukan hal serupa- minimnya sosialisasi manfaat dan keguaan NIB di berbagai daerah khususnya pelaku usaha muda ultra mikro. Sangat disayangkan memang kondisi ini terjadi” ujarnya.

Meski demikian, Bambang sangat mengapresiasi daerah yang sukses melakukan penguatan dan peduli memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha ultra mikro seperti di Jawa Tengah, khususnya ketika dipimpin Ganjar Pranowo dengan program Lapak Ganjar dan Creative Hub. Program tersebut tentunya dapat diduplikasi di seluruh wilayah Indonesia.

“Salah satu keberhasilan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah adalah memperkuat pelaku usaha mikro. Program Lapak Ganjar serta Creative Hub menjadi rekam jejak yang jelas. Program ini juga tertuang dalam visi-misi untuk mempercepat Pembangunan ekonomi berdikari berbasis pengetahuan dan nilai tambah. Hal ini tentu dapat diduplikasi di seluruh wilayah Indonesia.  Jiika Mas Ganjar terpilih sebagai Presiden RI 2024,” tandasnya.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?