Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Menteri Susi Dapatkan Gelar Doktor HC Dari Undip
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Menteri Susi Dapatkan Gelar Doktor HC Dari Undip

Telegrafi Sabtu, 3 Desember 2016 | 17:48 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Semarang – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti menerima gelar Doktor Kehormatan atau Doktor Honoris Causa (Dr HC)  dalam bidang Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan dari Undip yang diserahkan Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama MHum di kampus setempat, Sabtu (3/12).

“Proses pemberian gelar DR HC melalui serangkaian tahapan panjang seraya meneliti karya-karya serta kebijakan-kebijakan yang diterapkan dan dilakukan Bu Susi saat mulai memimpin Kementrian Kelautan dan Perikanan. Tim guru besar Undip yang meneliti akhirnya pada kesimpulan kalau Menteri Kelautan ini layak mendapatkan gelar DR HC karena kebijakannya sangat bernuansa ilmiah, runtut dan berkesinambungan.

Kebiajaknnya dimulai dari Kedaulatan, kemudian keadilan, sustainable dan kesejahteraan. Lalu dilengkapi dengan tindakan berupa penenggelaman kapal asing illegal. “Tak ketinggalan pula Susi Pudjiastuti diuji oleh tim KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan hasilnya sangat tinggi nilai 9 atau setara dengan kualifikasi seorang doktor” ujar Rektor dalam pidato pengantar penganugerahan Dr HC pada Susi Pudjiastuti.

Sementara itu pada pidato penganugerahan, Dr Hc Susi Pudjiastuti berkali-kali menyeka air mata yang menetes karena menangis terharu dirinya yang merasa hanya lulusan SMP (droup out kelas 2 SMA) dipercaya Undip menerima gelar doctor honoris causa. Tangis Menteri kelautan dan Perikanan pecah manakala di akhir pidato menyampaikan terimakasih pada berbagai pihak terutama teringat pada almarhum bapaknya (Ahmad Karlan) dan Ibunya Suwuh Lasminah.

Berkali kali dirinya menyeka air mata dan kadang berhenti sejenak dalam berpidato karena terharu. Tangis kembali pecah saat dirinya bercerita tentang Presiden Jokowi yang mempercayai dirinya sebagai menteri, meski Susi Pudjiastuti hanyalah lulusan SMP dan merasa dirinya sangat terhormat dijadikan menteri oleh Presiden Jokowi serta keberanian luar biasa bagi Presiden yang berkenan mengangkat dirinya menjadi menteri.

Kebijakan keras tentang pemberantas illegal fishing, penenggelaman kapal-kapal asing yang terbukti melanggar mencuri ikan dan lain-lain, ujar Susi Pudjiastuti, mendapat dukungan penuh dari Presiden dan membawa dampak positif luar biasa saat ini.  Kalau dulunya Indonesia nomor 3 sebagai negara penghasil produk kelautan dan perikanan di Asean, sekarang menjadi nomor satu. Karena illegal fishing, dalam 10 tahun terakhir jumlah nelayan menurun dari 1,6 juta menjadi 800 ribu, sekarang ini sudah mulai bertambah, begitupula devisa yang dihasilkan dari sektor kelautan dan pajak hasil laut sangat meningkat signifikan.  (Red) 

Foto : Menteri Kelautan (kanan) saat menerima dokumen Gelar Doktor HC dari Rektor Undip. | Sugeng


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?