Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Megawati : Kyai Hasyim Selalu Berpandangan Moderat, Toleran dan Welas Asih
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Megawati : Kyai Hasyim Selalu Berpandangan Moderat, Toleran dan Welas Asih

Telegrafi Kamis, 16 Maret 2017 | 22:24 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Indonesian President Megawati Sukarnoputri (L) and her vice-presidential running-mate Hasyim Muzadi wave to supporters during a small election rally near the national monument in Jakarta September 16, 2004. Indonesians will vote in a presidential run-off on Monday, with Megawati expected to lose to respected former general Susilo Bambang Yudhoyono. REUTERS/Darren Whiteside DW - RTRAWWR
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dan juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi.

“Kami terus menjaga persahabatan dan sering menghadiri acara yang digagas beliau. Bahkan, ketika saya diminta oleh PM Thailand, Thaksin Shinawarta, agar membantu menyelesaikan ketegangan di Thailand Selatan akibat masalah agama, saya meminta bantuan KH Hasyim Muzadi bersama Bapak Hasan Wirajuda untuk membentuk International Conference of Islamic Scholars (ICIS),” ujar Megawati.

Terbukti, ujarnya, kemudian ICIS mampu menjadi wahana untuk mewujudkan dialog yang konprehensif guna memperkuat wajah Islam yang moderat, toleran, dan penuh dengan semangat perdamaian. “Selamat jalan Kiai Hasyim Muzadi menemui Sang Khalik. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan semoga khusnul khotimah. Amin,” ujar Megawati.

Hasto juga menyampaikan beberapa kesan dan pesan dari Presiden Ke-5 RI tersebut terkait sosok KH Hasyim Muzadi. Megawati mengungkapkan, KH Hasyim adalah sosok sahabat sejati dan mereka bersama menjadi mitra berjuang pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004.

“Beliau sosok yang mampu menciptakam suasana damai di tengah berbagai perbedaan. Pandanganya dikenal moderat, toleran, dan penuh welas asih. Kyai Hasyim juga mampu menjadikan diri sebagai jembatan persaudaraan umat beriman. Berbagai tokoh agama dan kepercayaan merasakan kebijaksanaan beliau,” ujar Megawati sebagaimana disampaikan oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (16/03/2017).

Hasto menyampaikan beberapa kesan dan pesan dari Presiden RI kelima tersebut atas sosok figur seorang Kiai Hasyim Muzadi.

“Selamat jalan Kyai Hasyim Muzadi menemui Sang Khalik. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan semoga khusnul khotimah. Amin,” tutur Megawati.


Image result for kh hasyim muzadi dan jokowi


Presiden Jokowi Juga Sampaikan Pandangannya Tentang Sosok Ulama Besar Tersebut

“Hari ini kita telah kehilangan putra terbaik bangsa bapak KH Hasyim Muzadi, seorang ulama besar, seorang ulama yang selalu mendinginkan suasana, menyejukkan hati kita,” kata Jokowi seusai meresmikan Pos Lintas Batas Negara Nanga Badau, di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

“Beliau adalah seorang guru bangsa yang menjabat kebinekaan negara kita Indonesia. Beliau telah berpulang ke rahmatullah pada pagi hari tadi, pada pukul 06.15 WIB di kediamannya di Malang,” tambah Jokowi.

Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, Presiden pun menyampaikan duka cita.

“Saya ingin menyampaikan duka yang sedalam-sedalamnya semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik,” ungkap Jokowi. (Red)

Photo credit : Reuters/Darren Whiteside


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila
Waktu Baca 2 Menit
Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit

Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri

Waktu Baca 9 Menit

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?