Telegraf, Jakarta – Dalam waktu dekat ini, salah satu pimpinan DPR akan kembali ditetapkan. Adalah fraksi Partai Golkar yang akan menentukan siapa gerangan yang akan didudukan sebagai salah satu pimpinan DPR dari fraksi Partai Gokar.
Koalisi Masyarakat Sipil, Ray Rangkuti menyatakan bahwa Agus Gumiwang Kartasasmita adalah sosok yang paling cocok untuk menjadi Calon Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar di DPR.
“Dari keempat nama yang muncul untuk menjadi kandidat Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar adalah Agus Gumiwang Kartasasmita, karena Agus bukan orang atau bagian yang mendukung Hak Angket KPK di DPR, selain kriteria lain yaitu tidak terlibat kasus hukum,” ungkap Ray Rangkuti kepada media usai acara Diskusi Koalisi Masyarakat Sipil di D’Hotel Jl. Sultan Agung, Manggarai Jakarta, Selasa(2/1/2018).
Jabatan pimpinan DPR Â bukanlah jabatan biasa dan juga jabatan strategis maka Koalisi Masyarakat Sipil menyatakan petisi sebagai berikut :
1. Mendukung slogan baru Golkar yang menyebut kata bersih sebagai tekad Golkar untuk menjadi salah satu partai yang mendukung gerakan anti korupsi, khususnya di dalam partai Golkar dan umumnya dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Slogan tersebut sudah semestinya terwujud dalam praktek politik Golkar, baik di dalam internal maupun eksternal partai, agar slogan bersih tidak hanya jadi slogan semata. Salah satu satunya dibuktikan dalam penentuan pimpinan DPR pengganti sebagai wakil dari fraksi Golkar.
3. Dengan begitu, sudah semestinya menjadi kewajiban Golkar untuk menetapkan pimpinan DPR dari fraksi Golkar dengan kriteria sebagai berikut :
a. Tidak memiliki rekam jejak pernah dipidana dalam kasus yang bersifat amoral, khusunya Korupsi.
b. Tidak sedang atau potensial akan dipersoalkan secara hukum, khususnya berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
c. Bukan merupakan pendukung pansus KPK apalagi menjadi salah satu motor lahirnya angket KPK.
d. Memiliki pandangan dan sikap yang sepenuhnya mendukung upaya pemberantasan korupsi, salah satunya dengan tidak mendukung pelemahan KPK dengan berbagai cara dan versinya.
e. Memiliki kemampuan mendengar dan memiliki kelapangan hati dalam menerima kritik.
Yang juga hadir sebagai narasumber dari Koalisi Masyarakat Sipil diantaranya, Ari Nurcahyo (Direktur Eksekutif Para Syndicate), Abdul Fickar Hadjar, Wahidah Suaib, Veri Junaidi, Julius Ibrani, Roy Salam, Fadli Ramadhani dan Syamsuddin Alimsyah. (Red)