Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kesalahan Besar, Samakan Prabowo-Sandi Dengan Bung Karno dan Bung Hatta
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Kesalahan Besar, Samakan Prabowo-Sandi Dengan Bung Karno dan Bung Hatta

Telegrafi Jumat, 26 Oktober 2018 | 05:45 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Adek Berry/AFP Photo
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menyamakan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan pahlawan nasional Jenderal Sudirman dan Mohammad Hatta merupakan suatu kesalahan yang besar. Kepala Kantor Rumah Aspirasi Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Maruf), Deddy Sitorus menyayangkan hal itu.

Deddy mengatakan, Soekarno, Bung Hatta, dan Jenderal Sudirman merupakan tokoh besar Indonesia. Mereka dibesarkan oleh ide-ide otentik, pertarungan ideologi, dan fisik. Ditegaskan, ketiganya adalah pendiri bangsa yang bertindak sebagai pejuang pemikir sekaligus pemikir pejuang dan merupakan inspirasi rakyat Indonesia.

“Tempat mereka (Bung Karno, Hatta, dan Jenderal Sudirman) dan sosok mereka dalam sejarah adalah sumber inspirasi bagi Indonesia. Mereka bertransformasi dari masa penjajahan hingga menjadi pribadi-pribadi terbaik bagi negeri ini,” ujar Deddy dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (25/10/18).

Calon anggota legislatif (caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Utara tersebut mengatakan, upaya tim Prabowo-Sandiaga menyamakan calon mereka itu dengan Jenderal Sudirman dan Hatta merupakan bentuk pelecehan atas sejarah bangsa.

“Dengan lancang, salah satu kubu yang bertarung di pilpres ini melecehkan memori kolektif bangsa. Sama sekali tidak pantas. Upaya mereka ini adalah wujud kegagalan bernalar yang parah, klaim palsu yang tak memiliki dasar etis dan historis,” ujarnya. Ia menambahkan, sebuah kewajaran jika cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta, menjadi marah.

Gustika tentu tidak menerima jika kakeknya disamakan dengan Sandiaga, demi kepentingan politik. Dikatakan, kemarahan cucu Bung Hatta kepada tim Prabowo-Sandiaga bisa mewakili pandangan mayoritas masyarakat Indonesia.

“Bung Karno, Bung Hatta, dan Jenderal Sudirman adalah nasionalis yang direkam dalam setiap langkah perjuangan. Sementara, Prabowo dan Sandiaga adalah sebenar-benarnya kapitalis yang mencoba bersalin wajah politisi prorakyat kecil,” ujar Wakil Direktur Relawan Jokowi-Maruf tersebut.

Ia menambahkan, kubu Prabowo-Sandiaga telah gagal menemukan otentitas diri, baik terkait rekam jejak maupun visi untuk dipersembahkan kepada rakyat Indonesia. Akhirnya, mereka melakukan propaganda murahan hingga mencocokkan diri dengan sosok pendiri bangsa. (Red)


Photo Credit : Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. AFP Photo/Adek Berry

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?