Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kaukus Pancasila Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Pada Pelajar SLTP
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Kaukus Pancasila Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Pada Pelajar SLTP

A. Chandra S. Jumat, 20 Desember 2019 | 10:33 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit : Kaukus Pancasila berikan motivasi kebangsaan kepada 2000 an pelajar SMP dan MTs di Nganjuk. TELEGRAF/Kawat Berita Indonesia
Bagikan

Telegraf, Nganjuk – Bertempat di GOR Bung Karno Begadung Nganjuk, pada Rabu (18/12/19) Ketua Kaukus Pancasila, Eva Sundari memberikan motivasi kebangsaan kepada 2000 an pelajar SMP dan MTs di Nganjuk. Acara dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Marhaen Djumadi dengan dihadiri oleh para kepala sekolah SMP dan MTs se Kecamatan Nganjuk dan pejabat Forkompida.

Dalam pembekalannya, Wabup dari PDIP tersebut menguraikan asal nama Nganjuk yang diambil dari Prasasti Anjuk Ladang tertanggal 1082 Masehi yang artinya Tanah Kemerdekaan.

“Nganjuk mewarisi jiwa merdeka yang menjadi tujuan belajar merdeka yang muaranya adala manusia-manusia unggul warga dunia yang tetap mencintai dan membela bangsanya ,” ucap Wabup yang akrab dipanggil Kang Marhaen tersebut.

Sebelum memulai pembekalan, Eva Sundari memperkenalkan Salam Pancasila kepada para peserta yang antusias mempraktekkannya beberapa kali. Lagu nasional Garuda Pancasila dan Bangun Pemudi Pemuda dinyanyikan diselingi yel-yel penambah semangat peserta.

Setelah melakukan dialog interaktif dengan beberapa siswa, Eva Sundari mengajak diskusi terkait konsep Bela Negara. “Bekerja keras dan menjadikan diri kita manusia unggul dan merdeka adalah kunci kemajuan bangsa. Pastikan kita mempunyai tiga kecerdasan sekaligus yaitu bahasa, angka, dan komunikasi yang harus dibekali dengan penguasaan teknologi,” kata Eva Sundari.

Eva Sundari memberikan motivasi kebangsaan kepada 2000 an pelajar SMP dan MTs.

Menurut Eva, Pancasila memberikan modal bagi pembentukan karakter berjiwa merdeka karena hanya siswa yang toleran yang mampu mengelola perbedaan sehingga mampu bekerjasama untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.

“Gotong royong atau kolaborasi merupakan kunci bagi penciptaan kemajuan-kemajuan. Hanya dengan persatuan kita bisa bermusyawarah untuk menciptakan keadilan sosial bagi bangsa dan dunia,” jelas Eva Sundari.

Acara yang diprakarsai oleh Kesbangpol Kabupaten Nganjuk tersebut berikutnya akan dilanjutkan per kecamatan secara bergiliran.

“Setelah melaksanakan penguatan wawasan kebangsaan untuk pelajar SLTA maka kita melanjutkannya untuk SLTP, bahkan ke SD, TK dan Paud. Semakin dini kita mengenalkan Pancasila semakin kuat kita bisa membentuk kepribadian siswa berdasar Pancasila,” ungkap Imam Ashari, Kepala Kesbangpol saat membuka acara. (Red)


Photo Credit : Kaukus Pancasila berikan motivasi kebangsaan kepada 2000 an pelajar SMP dan MTs di Nganjuk. TELEGRAF/Kawat Berita Indonesia

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?