Jet Commerce Ekspansi Bisnis ke China dan Filipina

Menurut Google dan Temasuk dalam laporan e-Conomy SEA 2018, e-commerce merupakan sektor bisnis yang menopang ekonomi internet dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara. Nilai sektor ini bahkan diprediksi hendak mencapai lebih dari $100 miliar pada 2025, sementara jumlah konsumen Asia Tenggara yang berbelanja melalui platform e-commerce telah meningkat dari kurang dari 50 juta pada 2015 menjadi lebih dari 120 juta pada 2018.

Jet Commerce Ekspansi Bisnis ke China dan Filipina

Telegraf, Jakarta – Jet Commerce, e-commerce enabler yang mengawali kiprahnya di Indonesia, memperluas layanan bisnis ke China dengan mengakuisisi Brand Top, e-commerce enabler yang berbasis di China dan ke Filipina dengan membuka kantor baru di Taguig City. Ekspansi ini termasuk bagian dari strategi Jet Commerce untuk menjangkau mitra brand global, serta mempercepat visi untuk menjadi e-commerce enabler terpecaya dan paling diandalkan se-Asia Tenggara, ungkap Michael Prawira dalam rilis yang di terima tim redaksi telegraf, Senin (12/08/2019).

Nama baru di China, yakni Jet Commerce, dipilih untuk lebih merefleksikan fokus strategis perusahaan pada solusi end-to-end e-commerce. Jet Commerce di China menggabungkan keahlian Jet Commerce dalam hal ritel online, pemasaran multi-channel, dan fulfillment & operations dengan kekuatan Brand Top di digital marketing, big data management, dan desain kreatif. E-commerce enabler terbaru ini akan dipimpin oleh Chief Executive Officer, Chad Zheng, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Brand Top.

“Langkah Ini merupakan momentum penting bagi Jet Commerce dimana kami terus memperluas segala upaya dan solusi kami dalam lingkup internasional,” ujar Oliver Yang, Chief Executive Officer Jet Commerce. “Chad dan tim di China telah membangun portofolio bisnis yang mengesankan. Keahlian yang mereka miliki, serta pemahaman mendalam terhadap pasar di China akan memastikan keberlanjutan keberhasilan kami sebagai wakil resmi dalam menangani ketersediaan produk brand di pasar online.”

e-commerce specialist Jet Commerce

Chad berkata, “Menjadi Jet Commerce setelah perjalanan luar biasa sebagai Brand Top merupakan langkah besar yang menunjukkan ambisi kami untuk membantu pelaku bisnis memberikan pengalaman belanja online terbaik kepada konsumen. Kami sungguh bersemangat dengan penawaran baru yang akan kami bawa kepada mitra brand dan konsumen kami.”

Ekspansi ke China dan Filipina, sesudah Vietnam dan Thailand mencerminkan pertumbuhan Jet Commerce yang cepat dan meningkatnya permintaan regional terhadap solusi e-commerce terintegrasi. Di samping itu, ekspansi ini juga memungkinkan e-commerce specialist Jet Commerce untuk saling bertukar best practice dari masing-masing negara.

Potensi bisnis pendukung untuk ekosistem e-commerce yang lebih ideal

Menurut Google dan Temasuk dalam laporan e-Conomy SEA 2018, e-commerce merupakan sektor bisnis yang menopang ekonomi internet dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara. Nilai sektor ini bahkan diprediksi hendak mencapai lebih dari $100 miliar pada 2025, sementara jumlah konsumen Asia Tenggara yang berbelanja melalui platform e-commerce telah meningkat dari kurang dari 50 juta pada 2015 menjadi lebih dari 120 juta pada 2018.

Baca Juga  Premi Asuransi Individu PT Taspen Life Naik 300 Persen

Agustina Putri Wijaya, Marketing Director Jet Commerce, mengatakan bahwa perkembangan pesat sektor ini tidak lepas dari kontribusi seluruh komponen ekosistem e-commerce. Salah satunya yaitu inovasi dari berbagai platform yang kian kreatif dalam menarik konsumen, semisal gamification yang menerapkan unsur-unsur game.

Selain itu, tambahnya, fitur live streaming juga dihadirkan platform untuk menjangkau konsumen dengan cara yang lebih menyenangkan. Di samping menciptakan pengalaman unik, fitur ini memberikan keuntungan fungsional yang memungkinkan penjual untuk mendemonstrasikan produk yang dijual, seraya merespon langsung pertanyaan konsumen.

Live streaming dapat dilakukan brand atau penjual untuk membangun kepercayaan konsumen. Ada kesan asli atau otentik yang timbul dari spontanitas si  pembawa acara,” jelas Agustina. Tidak hanya penjual, konsumen pun diberikan keuntungan. “Live streaming memungkinkan konsumen untuk melihat ulasan yang disertai reaksi dari sesama konsumen saat itu juga,” tambah Agustina.

Kendati pendekatan interaktif dan metode kekinian telah menghadirkan tren baru bagi industri, Agustina menganjurkan brand dan penjual untuk terlebih dahulu menguasai dasar-dasar e-commerce. “Penting bagi kami untuk beradaptasi dengan tren dan inovasi yang berkembang, tanpa mengesampingkan pekerjaan-pekerjaan fundamental dari hulu ke hilir,” pungkas Agustina.

Penghubung Brand dengan Platform

Jet Commerce hingga saat ini tengah mengoperasikan lebih dari 100 official online store aktif yang terdaftar di 13 platform e-commerce terkemuka di Asia. Sebanyak 56 brand yang telah menjalin kemitraan strategis berasal dari beragam kategori, meliputi kategori produk elektronik, health & beauty, mom & baby, produk rumah tangga, mainan anak, dan pet food.

Pertumbuhan cepat yang diraih juga menjadikannya mampu berekspansi ke negara-negara lainnya di Asia Tenggara, hingga ke China. Sebagai jembatan antara brand dan konsumen, sekaligus penghubung brand dengan platform, Jet Commerce berupaya membangun kolaborasi dan sinergi untuk ekosistem e-commerce yang lebih ideal. (red)


Credit photo : Oliver Yang, Chief Executive Officer, Jet Commerce menunjukkan kemasan paket Jet Commerce di kantor pusat, Jakarta, (12/08/2019) / Telegraf


 

Bagikan Artikel



Komentar Anda