Golkar Targetkan Pilkada Serentak 2018, Cetak Figur Bersih dan Bisa Memakmurkan Rakyat

"Untuk mencapai kemenangan dalam pilkada serentak, maka yang tengah dilakukan oleh Partai Golkar adalah melakukan komunikasi politik yang baik dan terus melakukan satu gerakan yang bisa menyentuh perasaan rakyat, bahwa figur ini betul-betul mampu merubah nasib rakyat yang dipimpinnya menjadi sejahtera,"

Golkar Targetkan Pilkada Serentak 2018, Cetak Figur Bersih dan Bisa Memakmurkan Rakyat


Telegraf, Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain menyatakan bahwa Partai Golkar dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 bisa menghasilkan  figur yang bersih dan yang memang betul-betul berkorelasi dengan kemakmuran rakyat.

Hal ini diungkapkannya sebelum acara Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh PRIMA(Perhimpunan Masyarakat Madani) dengan Tema : “Refleksi Tahun 2017 Dalam Menghadapi Tahun Politik 2018 “, di Restaurant Ayam Goreng Suharti Jl. Kapten Tendean Jakarta Selatan, Sabtu, (6/1/2018).

Menurutnya dalam pilkada serentak 2018, Partai Golkar tidak hanya menampilkan figur-figur dari kader Partai Golkar, tetapi juga figur yang diluar Partai Golkar, dengan syarat harus mempunyai visi dan misi yang sama, elektabilitasnya bagus dan bersih, sesuai dengan tagline Partai Golkar Bersih dan Bangkit.

“Untuk mencapai kemenangan dalam pilkada serentak, maka yang tengah dilakukan oleh Partai Golkar adalah melakukan komunikasi politik yang baik dan terus melakukan satu gerakan yang bisa menyentuh perasaan rakyat, bahwa figur ini betul-betul mampu merubah nasib rakyat yang dipimpinnya menjadi sejahtera,” jelasnya.

Partai Golkar juga sudah memberikan arahan kepada figur calon kepala daerah, harus memprioritaskan program-program yang pro rakyat, misalnya memperluas lapangan kerja sehingga pengangguran bisa diminimalisir.

Happy Bone Zulkarnain juga menambahkan figur calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Golkar dalam pilkada serentak 2018 harus bisa menaikan daya beli masyarakat yang saat ini sedang turun.

Happy Bone mengajak para elit politik dan masyarakat untuk menghindari polemik dan pergesekan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2018, dengan membangun pilkada  yang benar-benar bisa menumbuhkan kedewasaan berpolitik. (Red)

Photo Credit : Telegraf/Mistqola


Atti K.

close