Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Fachri Hamzah: Anies Tidak Usah Ingin Jadi Presiden
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Fachri Hamzah: Anies Tidak Usah Ingin Jadi Presiden

Telegrafi Sabtu, 3 Februari 2018 | 03:26 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Antara
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk tidak sibuk dengan desain perencanaan kerja serta tak perlu ada keinginan untuk menjadi presiden.

Hal tersebut diungkapkan Fahri ketika dimintai tanggapannya soal dugaan Hotel Alexis yang masih beroperasi di 4Play, salah satu bar yang ada di hotel itu.

“Itu urusannya Pak Anies Baswedan lah (Alexis), tetapi saya ingin Pak Anies jangan sibuk dengan desain perencanaan kerja. Jangan terlalu banyak melayani kerja-kerja sektoral. Percayalah kepada birokrasinya, itu sudah ada,” ujar Fahri di gedung DPR, Jumat (02/02/2018).

Fahri mengatakan pekerjaan gubernur DKI mirip dengan pekerjaan kepala negara. Pasalnya Jakarta memiliki kekuatan dan posisi strategis, seperti sebuah negara mengingat Jakarta merupakan ibu kota negara.

“Jadi Pak Anies tidak perlu ingin jadi presiden. Dia sudah jadi ‘presiden’ sekarang. Jadi dia fokus saja (urus Jakarta). Cuma saya lihat kerjanya itu kurang sistematis, kurang terencana, akhirnya terlalu banyak yang di tengah jalan mengganggu,” jelasnya.

Ia mencontohkan soal rencana akan mengganti nama jalan, menurutnya hal tersebut tidak penting dan tidak tersambung dengan urusannya sebagai gubernur DKI. Justru lebih bermanfaat jika membuat jalan baru di Ibu Kota.

Untuk masalah Alexis, katanya, lebih baik Anies menyerahkan kepada anak buahnya dengan memberikan instruksi. Sebab, tugas gubernur adalah memberikan instruksi kepada anak buahnya agar bekerja.

“Tugas dia itu kasih instruksi, bagaimana nih panggil ahli hukum. Apa penyebabnya harus ditutup? Oh, karena di situ ada operasi pelacuran diam-diam, bisa ada narkotika dan lainnya. Minta tolong ke kapolda, itu ditutup karena sudah ada bukti begini-begini, ya tutup. Kalau beroperasi di tempat lain, ilegal, tutup lagi. Itu pekerjaan sehari-hari dan tidak usah diomongkan,” tegasnya. (Red)


Photo Credit : Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ingatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk tidak berkeinginan untuk menjadi presiden. Antara

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?