Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Oleh Investasi, Hilirisasi dan Digitalisasi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Oleh Investasi, Hilirisasi dan Digitalisasi

Aris Maulana Kamis, 27 November 2025 | 13:14 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau Gubernur di seluruh Indonesia untuk tidak lagi menerbitkan izin pertambangan mineral dan batu bara (minerba) baru. Hal ini terkait dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) pada tanggal 10 Juni 2020 dan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 173C UU No.3. / 2020 (UU Pertambangan Indonesia baru). REUTERS
Photo Credit: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau Gubernur di seluruh Indonesia untuk tidak lagi menerbitkan izin pertambangan mineral dan batu bara (minerba) baru. Hal ini terkait dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) pada tanggal 10 Juni 2020 dan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 173C UU No.3. / 2020 (UU Pertambangan Indonesia baru). REUTERS
Bagikan

Telegraf – Kemandirian ekonomi domestik menjadi faktor krusial agar Indonesia mampu bertahan menghadapi guncangan global. Hingga kini, kondisi perekonomian nasional masih berada pada jalur yang positif.

Pada triwulan III-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,04 persen, sementara tingkat inflasi Oktober 2025 tetap terjaga dalam kisaran sasaran, yakni 2,86 persen secara tahunan.

Untuk membangun kemandirian ekonomi tersebut, dibutuhkan kerja kolektif dari seluruh elemen bangsa. Keberhasilan pencapaian target ekonomi tidak hanya bergantung pada kepemimpinan, tetapi juga pada optimalisasi sumber daya alam, kapasitas produksi, infrastruktur, serta kualitas sumber daya manusia yang bergerak seirama.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menutup 16th Kompas 100 CEO Forum di Tangerang, Banten, (26/11/2025).

Airlangga mengibaratkan perekonomian sebagai sebuah tim balap yang memerlukan penyesuaian cepat dan tepat.

Menurutnya, inovasi dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama, sebagaimana pelajaran yang diperoleh selama masa pandemi Covid-19 yang menuntut keseimbangan antara akselerasi dan kehati-hatian.

Kinerja sejumlah indikator ekonomi lainnya juga menunjukkan capaian yang menggembirakan. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada September 2025 berada di level 115, sementara PMI Manufaktur Indonesia meningkat ke angka 51,2 pada Oktober 2025.

Dari sisi perdagangan luar negeri, Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar USD4,34 miliar pada September 2025, melanjutkan tren surplus selama 65 bulan berturut-turut, yang terutama ditopang oleh sektor nonmigas dengan surplus USD5,99 miliar.

Pemerintah, lanjut Airlangga, juga terus mendorong investasi berkualitas melalui penguatan hilirisasi dan percepatan digitalisasi. Digitalisasi memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai, mulai dari satelit, jaringan serat optik, hingga infrastruktur energi hijau. Salah satu tantangan terdekat adalah realisasi ASEAN Power Grid (APG) yang telah disepakati pada KTT ASEAN di Kuala Lumpur, khususnya dalam menghubungkan sistem kelistrikan Jawa, Sumatera, dan Kepulauan Riau.

Realisasi investasi sepanjang Januari–September 2025 mencapai Rp1.434,3 triliun atau tumbuh 13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,95 juta orang. Investasi di sektor hilirisasi juga mengalami peningkatan signifikan, dengan nilai Rp431,4 triliun atau sekitar 30,1 persen dari total investasi.

Baca Juga :  BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Penguatan hilirisasi industri terus menjadi fokus pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing nasional. Hilirisasi menjadi fondasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya industri baterai, serta membuka peluang menuju pengembangan industri semikonduktor yang secara global diproyeksikan bernilai USD1 triliun pada 2030.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga mempercepat pengembangan ekonomi digital yang tumbuh pesat dan menjadi salah satu yang terbesar di ASEAN. Pada 2024, nilai ekonomi digital Indonesia mencapai USD90 miliar dan diproyeksikan meningkat hingga USD360 miliar pada 2030. Sektor keuangan digital menjadi salah satu penggerak utama, dengan pemanfaatan QRIS yang telah menjangkau 57 juta konsumen dan 39 juta pelaku usaha, di mana sekitar 93% di antaranya merupakan UMKM.

Airlangga menambahkan, pemerintah telah menandatangani perjanjian Indonesia–EU CEPA pada September lalu, yang mencakup klaster digital untuk mendorong investasi teknologi, pengembangan talenta digital, serta percepatan adopsi teknologi.

Penguatan transformasi digital juga mensyaratkan infrastruktur konektivitas yang andal, salah satunya melalui pembangunan pusat data. Indonesia saat ini baru memiliki kapasitas sekitar 500 MW data center, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 2.700 MW, sehingga peluang investasi swasta masih terbuka luas.

Menurut dia, pengembangan data center di kawasan Nongsa Digital Park, Batam, telah menjadi salah satu pengubah permainan. Pemerintah kini mendorong ekspansi dan kerja sama lintas negara dengan Singapura, Johor, dan Riau untuk memperluas jaringan data center berbasis kecerdasan buatan, yang memerlukan sumber energi dan air yang melimpah.

Menutup paparannya, Airlangga mengajak para CEO untuk terus mendorong semangat “Indonesia Incorporated” agar posisi Indonesia semakin kuat dalam berbagai forum internasional, seperti ASEAN, APEC, dan G20. Peran aktif dunia usaha dinilai penting untuk mengawal kepentingan nasional dan memastikan Indonesia tetap berpengaruh dalam pengambilan keputusan global.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?