Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ekonomi Dunia Pulih? Harga Tembaga Stag di US$9.000
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Ekonomi Dunia Pulih? Harga Tembaga Stag di US$9.000

Didik Fitrianto Selasa, 23 Februari 2021 | 17:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA
Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA
Bagikan

Telegraf – Harga tembaga bertahan di level US$9.000 seiring dengan prospek pemulihan ekonomi global dan melemahnya nilai tukar dolar AS Berdasarkan data dari Bloomberg pada Selasa (23/02/2021), harga tembaga dengan kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) terpantau sempat naik hingga US$9.254,50 per ton pada perdagangan di Singapura.

Level harga tersebut sekaligus mempertahankan posisi tembaga di kisaran tertinggi dalam sembilan tahun atau sejak 2011 lalu. Harga komoditas yang disebut sebagai “kompas” perekonomian dunia ini telah melesat dari titik terendahnya pada Maret 2020 lalu. Hal ini didorong oleh sikap investor yang meyakini bahwa ketatnya pasokan tembaga global akan berlanjut dan era inflasi rendah akan segera berakhir.

Saratoga Lembaga pengelola investasi global (hedge fund) saat ini berlomba-lomba memasang posisi bullish pada tembaga sehingga mencatatkan rekor posisi terbesar dalam 1 dekade terakhir. Keyakinan para pelaku pasar ditopang oleh prospek kemunculan paket stimulus serta tren suku bunga yang rendah akan memicu kenaikan permintaan tembaga.

Hal ini juga diyakini akan meningkatkan inflasi serta semakin melemahkan posisi nilai dolar AS. Citic Futures Co., dalam laporannya mencatat prospek menipisnya pasokan tembaga beserta perbaikan tingkat permintaan menjadi motor utama dalam reli harga yang dinilai diwarnai oleh kepanikan pasar.

Sebelumnya, Morgan Stanley juga telah memperkuat posisi bullshnya pada komoditas tembaga. Dalam laporannya, Morgan Stanley menjelaskan, kembali normalnya kegiatan ekonomi di China setelah perayaan imlek akan memicu kelanjutan reli harga.

Baca Juga :  BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

“Pasar tembaga akan menghadapi defisit stok terbesar dalam 1 dekade terakhir pada tahun 2021. Potensi terjadinya kelangkaan tembaga sangat besar terjadi,” demikian kutipan laporan tersebut.

Tanda terjadinya kelangkaan tembaga dinilai sudah terlihat pada bursa London Metal Exchange (LME), dimana pengiriman untuk bulan terdekat atau pasar Spot lebih mahal dibandingkan bulan-bulan mendatang, atau membentuk pola backwardation. Kondisi tersebut juga menggambarkan struktur pasar tembaga global yang bullish.

Laporan tersebut melanjutkan, pola backwardation juga terjadi pada lonjakan permintaan dai China pada tahun lalu. Hal tersebut mengindikasikan laju permintaan pada pasar Spot tembaga melebihi pasokannya seiring dengan jumlah cadangan yang terus menurun.

Kekhawatiran terhadap minimnya pasokan tembaga global juga ditambah dengan kemungkinan pemangkasan produksi yang akan dilakukan pada sejumlah smelter di China. Laporan tersebut menyatakan, jumlah cadangan tembaga pada Shanghai Futures Exchange terpantau pada posisi terendahnya dalam lebih dari 1 dekade terakhir. BSN


Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

vivo Y31d Pro
vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W
Waktu Baca 2 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia
Waktu Baca 6 Menit
BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit
OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda
Waktu Baca 2 Menit
HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah
Waktu Baca 2 Menit

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?