Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Eddie Vedder Merefleksikan Kesedihan Dalam Konsernya Atas Kematian Chris Cornell
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Eddie Vedder Merefleksikan Kesedihan Dalam Konsernya Atas Kematian Chris Cornell

Telegrafi Sabtu, 3 Juni 2017 | 04:24 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Amsterdam – Eddie Vedder melakukan konser solo pada Sabtu (27/05/2017) malam lalu di Amsterdam, Belanda. Acara tersebut merupakan penampilan pertama sang vokalis Pearl Jam sejak kematian rekan grunge-nya Chris Cornell.

Walau Vedder tak menyebut nama Cornell secara langsung atau membawakan lagu yang berhubungan dengan vokalis tersebut, kematian Cornell tampak memengaruhi suasana sepanjang malam, demikian menurut para penggemar yang berbincang di forum resmi Pearl Jam.

Di satu bagian ketika penampilan, Vedder mengatakan, “Saya berpikir tentang banyak orang malam ini. Dan terutama beberapa orang tertentu dan keluarganya. Saya tahu kalau penyembuhan membutuhkan waktu, kalaupun terjadi, tak akan langsung terjadi, dan hal itu berarti Anda harus memulai di suatu tempat, sebut saja musik. Biarkan cinta dan kebersamaan mengambil alih, dan lepaskanlah semuanya Amsterdam.”

Karena ada peraturan yang ketat mengenai pelarangan merekam selama konser, akibatnya tak ada satu pun video tentang percakapan Vedder mengenai kematian Cornell yang dapat diakses.

Vedder memainkan lagu Pearl Jam “Long Road” untuk membuka penampilannya dan mengganti lirik “But still/Something”s missing” dengan “Without you/Something is missing” untuk merefleksikan kematian Cornell.

Vedder juga memainkan cover dari lagu Neil Young “The Needle and the Damage Done,” lagu yang sering dibawakan dalam setlist solo Vedder, juga debut cover dari lagu Fugazi “I”m So Tired”, judul yang mirip dengan kata-kata terakhir Cornell kepada istrinya via telepon sebelum kematiannya.

Selanjutnya Vedder melanjutkan konser solo lagi di Amsterdam AFAS Live pada 29 dan 30 Mei ini.

Personel Pearl Jam lainnya Jeff Ament merupakan satu dari sekian banyak artis yang menyampaikan pidato penghormatan dalam upacara pemakaman Chris Cornell pada Jumat lalu di Los Angeles, AS. (Red)

Photo Credit : Getty Images


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?