Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca DSH Desak BPJPH Audit Ulang Produk Halal yang Terindikasi Mengandung Unsur Babi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Rilis

DSH Desak BPJPH Audit Ulang Produk Halal yang Terindikasi Mengandung Unsur Babi

MSN Selasa, 22 April 2025 | 14:40 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

JAKARTA,  TELEGRAF.CO.ID — Komunitas Dakwah Sembelih Halal (DSH) menyampaikan rasa kecewa dan keprihatinan mendalam atas temuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pasalnya ada temuan sejumlah produk bersertifikat halal yang terdeteksi mengandung unsur porcine (babi).

Dalam siaran pers yang dirilis (21/4), BPJPH mengungkapkan hasil pemeriksaan yang mengejutkan. Sejumlah produk yang telah mengantongi sertifikat halal nyatanya terindikasi mengandung bahan haram. Hal ini dinilai DSH sebagai bentuk kegagalan serius dalam sistem jaminan produk halal nasional.

“Label halal seharusnya menjadi simbol jaminan mutlak atas kehalalan suatu produk. Baik dari sisi bahan, proses, hingga distribusinya. Kenyataan, produk bersertifikat halal masih dapat mengandung unsur haram. Ini masalah besar yang harus dievaluasi menyeluruh,” tulis Brazkie Adam, Ketua Umum Komunitas Dakwah Sembelih Halal (DSH) dalam pernyataan resminya.

Desakan DSH untuk Tindakan Tegas

Menanggapi situasi ini, DSH mendesak BPJPH untuk segera melakukan audit ulang secara menyeluruh terhadap seluruh produk bersertifikat halal. Selain itu, DSH juga meminta agar sanksi tegas diterapkan kepada pihak-pihak yang terbukti lalai atau dengan sengaja melanggar ketentuan halal.

“Penerapan sanksi harus dilakukan secara terbuka, termasuk pencabutan sertifikat halal dan tuntutan pidana jika diperlukan,” tegasnya.

Komunitas ini juga menekankan pentingnya peningkatan literasi halal di tengah masyarakat. Menurut DSH, konsumen Muslim perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar lebih kritis dan waspada dalam memilih produk halal.

Halal Bukan Sekadar Label

DSH mengajak seluruh pelaku industri halal di Indonesia untuk menjaga integritas dan amanah atas sertifikasi halal yang telah diperoleh. DSH menekankan halal bukan sekadar label komersial, melainkan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kepada umat dan kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika

Sebagai komunitas berbasis edukasi dan advokasi di bidang sembelihan dan produk halal, DSH berkomitmen untuk terus menyuarakan pentingnya kehalalan dari hulu ke hilir. DSH juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi memperkuat sistem jaminan halal di Indonesia.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) merilis daftar sembilan produk pangan olahan yang terdeteksi mengandung unsur babi (porcine).

Produk-produk tersebut sebagian besar merupakan marshmallow impor dari Filipina dan China, serta gelatin lokal produksi Indonesia. Seluruhnya dinyatakan positif mengandung DNA babi berdasarkan hasil uji laboratorium. Dari sembilan produk tersebut, terdapat 9 (sembilan) batch produk dari 7 (tujuh) produk yang sudah bersertifikat halal, dan 2 (dua) batch produk dari 2 (dua) produk yang tidak bersertifikat halal.

Daftar 9 Produk yang Mengandung Unsur Babi:

1.⁠ ⁠Corniche Fluffy Jelly Marshmallow (Rasa Leci, Jeruk, Stroberi, Anggur)

2.⁠ ⁠Corniche Apple Teddy Marshmallow (Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy)

3.⁠ ⁠ChompChomp Car Mallow (Bentuk Mobil)

4.⁠ ⁠ChompChomp Flower Mallow (Bentuk Bunga)

5.⁠ ⁠ChompChomp Mini Marshmallow (Bentuk Tabung)

6.⁠ ⁠Hakiki Gelatin (Bahan Pembentuk Gel)

7.⁠ ⁠Larbee – TYL Marshmallow Isi Selai Vanila

8.⁠ ⁠AAA Marshmallow Rasa Jeruk

9.⁠ ⁠SWEETME Marshmallow Rasa Cokelat

(rilis)

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Rilis

KPI Merajut Jalinan Kerja Sama dengan Muhammadiyah untuk Mengawal Kepentingan Publik di Penyiaran

Waktu Baca 4 Menit
Rilis

Flash Sale Tiket Kereta Rp80.000 Hanya Satu Jam, Catat Tanggal dan Jamnya!

Waktu Baca 3 Menit
Rilis

Meriahkan Festival Belanja di DIY-Jateng, Kolaborasi Indosat, Erafone, dan Oppo Tawarkan Layanan dan Fitur Unggulan

Waktu Baca 3 Menit
Rilis

KAI Gelar Online Training KRL Heritage ESS MCDW-30 di Balai Yasa Manggarai

Waktu Baca 2 Menit
DidaktikaRilis

Mahasiswi KKN STAI Al-Anwar Sarang Gagas Eco-Masjid

Waktu Baca 2 Menit
DidaktikaRilis

KKN UNISDA 2025 di Desa Keduyung, Lamongan: Perkuat Literasi Sejak Dini

Waktu Baca 2 Menit
Webinar PROPAMI The Art of Mental Rest hadirkan Hany Gungoro bahas pentingnya istirahat psikis untuk profesional pasar modal
Rilis

PROPAMI Angkat Isu Kesehatan Mental Lewat Webinar “The Art of Mental Rest”

Waktu Baca 2 Menit
Isyana Sarasvati dan H-Street: Perpaduan Gaya Autentik dan Semangat Global PUMA di Seoul
Rilis

Peluncuran PUMA H-Street di Seoul Gaet Isyana Sarasvati sebagai Representasi Asia Tenggara

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?