Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Di Depan Para Pengusaha, Ganjar Tegaskan Akan Bangun Kawasan Industri Khusus Kesehatan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Di Depan Para Pengusaha, Ganjar Tegaskan Akan Bangun Kawasan Industri Khusus Kesehatan

A. Chandra S. Jumat, 12 Januari 2024 | 01:27 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Ganjar Pranowo di hadapan ratusan pengusaha dalam acara 'Dialog Capres Dengan Kadin' di Djakarta Theater, Kamis (11/1/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Calon presiden (capres) 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menegaskan bahwa Indonesia harus berdikari di bidang kesehatan. Kasus Pandemi Covid-19 menjadi bukti betapa Indonesia sangat tergantung pada negara lain terkait kebutuhan kesehatan dalam negeri.

Hal itu disampaikan Ganjar di hadapan ratusan pengusaha dalam acara ‘Dialog Capres Dengan Kadin’ di Djakarta Theater, Kamis (11/01/2024). Dalam acara itu, Ganjar memaparkan visi misinya untuk membangun Indonesia, salah satunya untuk sektor kesehatan.

“Kasus pandemi kemarin memukul kita semua, bahwa Indonesia sebagai negara belum bisa memenuhi kebutuhan kesehatan dalam negeri. Untuk masker saja, kita harus impor,” ucap Ganjar.

Padahal, lanjut dia, Bung Karno pernah berkata. Jika ingin menjadi negara maju, maka Indonesia harus memiliki dua hal yakni logam dasar dan kimia dasar.

“Nah kimia dasar ini sampai saat ini belum beres. Suka tidak suka, mau tidak mau kita harus memulai kimia dasar itu,” tegas Ganjar.

Ke depan, sektor kesehatan ini akan menjadi prioritas. Hal pertama yang akan dilakukan adalah menaikkan anggaran penelitian minimal 1 persen dari PDB.

“Satu persen saja anggaran untuk riset and development, maka itu bisa. Kita punya kok, hutan kita melimpah, plasma nutfah kita banyak, periset ada. Tinggal kemauan untuk mengeksekusi itu, dan akan saya eksekusi,” tegasnya.

Kedua lanjut Ganjar, ia akan membangun kawasan industri khusus kesehatan. Sampai saat ini, belum ada kawasan industri khusus di Indonesia yang konsen pada kesehatan.

Baca Juga :  BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

“Sampai sekarang kita ndak punya lho, padahal pengalaman saya jadi gubernur, permintaan anggaran tertinggi itu dari alat kesehatan dan banyak terjadi persoalan juga di pengadaan alat kesehatan. Ini tidak boleh diteruskan, kita harus bisa mandiri,” ucapnya.

Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, peningkatan anggaran riset untuk kimia dasar dan pembuatan kawasan industri kesehatan lanjut Ganjar penting untuk pertahanan negara. Sebab ke depan, perang dimungkinkan tidak lagi menggunakan senjata biasa, melainkan dengan senjata biologi.

“Soal Covid-19 kemarin kan juga ramai diperbincangkan, apakah itu muncul sendiri atau disengaja. Kemudian kenapa Ebola hanya ada di Afrika, tidak ada di negara kita. Maka kita harus siap akan kemungkinan terjadi hal itu ke depan,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?