Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Demokrat: Jangan Samakan Amien Rais Dengan Mahathir
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Demokrat: Jangan Samakan Amien Rais Dengan Mahathir

Telegrafi Rabu, 13 Juni 2018 | 04:33 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Mantan Ketua MPR Amien Rais berjalan keluar seusai mendatangi Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7). Pertemuan antara Amien Rais dengan Pansus Angket KPK ditunda hingga pekan depan karena Amien Rais masih mau melengkapi makalah berisi data-data KPK yang dikumpulkannya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/kye/17
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menanggapi rencana majunya Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2019 mendatang, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan jika saat ini Indonesia justru membutuhkan pemimpin yang fresh dan merangkul semua pihak.

“Itu sepenuhnya hak Pak Amien, tidak bisa kita batasi. Tetapi melihat situasi Indonesia hari ini, yang kita butuhkan adalah lahirnya pemimpin fresh yang bisa merangkul semua pihak,” ujar Jansen kepada media, Senin (11/06/18).

Ia mengatakan, Indonesia saat ini butuh pemimpin yang merangkul semua pihak dan tidak membuat masyarakatnya malah terkotak-kotak, masuk ke dalam jurang perbedaan, serta polarisasi yang semakin dalam.

“Menurut saya, majunya Pak Amien ini jangan juga an-sich disama-samakan dengan Pak Mahathir di Malaysia ya. Karena kalau mau obyektif paling yang sama usia tuanya saja, yang lain semuanya sangat berbeda,” terangnya.

Jika dibandingkan dengan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, katanya, tentu berbeda karena Mahathir pernah menjadi eksekutif memimpin Malaysia selama 22 tahun sehingga jelas mengukur apa yang pernah dilakukan untuk negaranya. Namun bagi Amien Rais, katanya, mantan Ketua MPR tersebut tidak memiliki jejak tersebut.

“Karena dikemudian hari pascapensiun Mahathir melihat negaranya (Malaysia) terpuruk, maka dia maju lagi, ‘turun gunung’ lagi untuk memperbaikinya dan berhasil kembali mendapat mandat dari rakyat. Jadi bedalah Pak Amien ini dengan Mahathir,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Mantan Ketua MPR Amien Rais berjalan keluar seusai mendatangi Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7). Pertemuan antara Amien Rais dengan Pansus Angket KPK ditunda hingga pekan depan karena Amien Rais masih mau melengkapi makalah berisi data-data KPK yang dikumpulkannya. ANTARA/M Agung Rajasa

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?