Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dedi Mulyadi Ajak Semua Kader Tingkatkan Soliditas dan Elektabilitas Partai
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Dedi Mulyadi Ajak Semua Kader Tingkatkan Soliditas dan Elektabilitas Partai

Telegrafi Rabu, 15 November 2017 | 02:11 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
M. Iqbal Maulud
Bagikan

Telegraf, Purwakarta – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak para kader dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat kabupaten/kota untuk merespon elektabilitas Partai Golkar yang terus menurun selama sebulan terakhir ini.

“Kami mengundang pengurus dari semua tingkatan di Jawa Barat untuk bersama-sama membangun kesoliditan partai yang saat ini terus mengalami penurunan elektabilitas,” katanya di sela diskusi bertajuk “Tanda Cinta dari Orang Desa untuk Partai Golongan Karya”, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Selasa, (14/11/2017).

Menurut dia, Partai Golkar di Jawa Barat pada Oktober 2017 memiliki elektabilitas sebesar 18 persen. Tetapi menurun drastis ke angka 12 persen pada awal November ini. Artinya, dalam satu bulan ini Golkar kehilangan 6 persen.

“Ini harus ada tindakan agar kita segera mengambil langkah antisipasi. Jawa Barat ini lumbung suara Golkar di tingkat nasional,” kata dia.

Baca Juga : Dedi Mulyadi: Siapa Yang Meninggalkan Partai Golkar?

Dedi mengatakan, secara logika, biasanya elektabilitas sebuah partai politik berbanding lurus dengan elektabilitas ketua partainya. Tetapi di Jawa Barat, logika tersebut tampaknya terbalik.

Berdasarkan rilis survei Indo Barometer, elektabilitas Dedi Mulyadi berada di angka 19-20 persen dari simulasi tiga nama yang digadang-gadang akan mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat.

Elektabilitas Dedi itu berada di peringkat dua raihan survei, mengalahkan elektabilitas Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang hanya berada di angka 16-17 persen.

Sedangkan lembaga survei INDOCON, menemukan fenomena yang sama, meski dengan presentase berbeda. Dedi Mulyadi menduduki peringkat dua dengan angka 15,3 persen, mengalahkan Deddy Mizwar dengan angka 11,9 persen. (Red)

Photo Credit : M. Iqbal Maulud


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?