Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah

Atti K. Selasa, 24 Februari 2026 | 22:59 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor dan Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Berlokasi di Tangerang, Banten Selasa (24/2/26)
Bagikan

Telegraf — PT Bank Syariah Nasional (BSN) tancap gas memperluas ekspansi bisnis dengan masuk ke ekosistem Muhammadiyah. Langkah ini dinilai sebagai strategi agresif untuk meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah nasional yang dalam satu dekade terakhir stagnan di kisaran 7–8 persen.

Ekspansi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara manajemen BSN dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Tangerang, Banten, Selasa (24/2/2026). Kerja sama ini membuka peluang bagi BSN untuk mengelola likuiditas dan sistem keuangan di ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga unit usaha produktif warga.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor menegaskan bahwa strategi ekspansi ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong inklusi keuangan syariah yang saat ini baru mencapai 13,41 persen.

“Kami masuk ke ekosistem yang sudah matang dan memiliki jaringan luas. Muhammadiyah memiliki basis institusi dan sumber daya yang kuat. Ini peluang strategis bagi BSN untuk memperluas penetrasi pasar secara terukur,” ujar Alex.

Melalui kolaborasi ini, BSN memposisikan diri sebagai mitra utama penyedia layanan cash management digital bagi AUM. Perseroan membidik pengelolaan dana institusi, sistem pembayaran payroll, virtual account, hingga integrasi QRIS di ratusan universitas, sekolah, dan rumah sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Tak berhenti di level institusi, BSN juga meluncurkan kartu debit co-branding Muhammadiyah–BSN guna menjangkau jutaan anggota dan pegawai persyarikatan. Seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam aplikasi Bale Syariah by BSN, yang menyediakan akses pembiayaan perumahan syariah, pembiayaan konsumtif, hingga investasi emas berbasis cicilan secara digital.

Baca Juga :  BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Langkah ekspansi ini diperkuat oleh fundamental keuangan perseroan yang terus membaik pasca-transformasi tahun lalu. BSN—hasil akuisisi Victoria Syariah oleh BTN Syariah—mencatatkan total aset Rp72,9 triliun per Desember 2025, dengan dukungan 118 outlet di seluruh Indonesia.

Manajemen optimistis penetrasi ke ekosistem Muhammadiyah akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan syariah perseroan pada 2026.

Target Dongkrak Pangsa Pasar Syariah
Alex menambahkan, perbandingan dengan Malaysia yang memiliki pangsa pasar perbankan syariah di atas 40 persen menjadi dorongan bagi BSN untuk melakukan ekspansi lebih agresif di dalam negeri.

“Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin memastikan kehadiran BSN memberi dampak nyata terhadap penguatan ekosistem ekonomi syariah,” tegasnya.

Sementara itu, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief menyatakan pihaknya berkomitmen memperkuat peran strategis organisasi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.

Menurut Hilman, Muhammadiyah memiliki ratusan ribu pegawai dan jaringan amal usaha yang luas, sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan dan sistem keuangan yang terintegrasi. Pimpinan Pusat juga telah membentuk tim pengadaan perumahan subsidi dan non-subsidi bagi pegawai serta warga persyarikatan di seluruh Indonesia.

Ekspansi BSN ke ekosistem Muhammadiyah ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah signifikan dalam mendorong pertumbuhan perbankan syariah nasional, sekaligus memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah di Tanah Air.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?