Asia School of Business Meluncurkan Ajang Perdana

Asia School of Business Meluncurkan Ajang Perdana “ASB101K Entrepreneurship Competition”

Hadiah tunai senilai MYR 101.000 tersedia bagi pemenang utama, sementara, hadiah-hadiah lain dari Microsoft dan mitra-mitra lainnya tersedia bagi tim-tim finalis

Asia School of Business Meluncurkan Ajang Perdana “ASB101K Entrepreneurship Competition”


TelegrafPusat Innovasi dan Kewirausahaan AirAsia (The Air Asia Innovation and Entrepreneurship Centre) di Asia School of Business (IEC@ASB) meluncurkan ajang perdana “ASB101K Entrepreneurship Competition”. Ajang ini ingin membangun ekosistem kewirausahaan yang dinamis di Asia Tenggara. Pendaftaran ajang ini terbuka bagi tim-tim mahasiswa dan usaha rintisan baru dari seluruh Asia Tenggara. Selain memperoleh bimbingan dan pelatihan dari mentor-mentor di ASB dan usaha rintisan regional, serta ekosistem VC, tim-tim peserta dapat merebut hadiah tunai total senilai MYR 262.000 dan hadiah-hadiah lain dari mitra-mitra ASB101K, termasuk Microsoft.

Setelah kesuksesan ajang “MIT100K Entrepreneurship Competition” yang telah berlangsung sejak 1989 (berbagai pihak yang sempat mengikuti ajang ini termasuk perusahaan terbuka HubSpot dan Akamai), ASB101K juga ingin mempercepat perkembangan usaha dengan menawarkan berbagai solusi yang berorientasi pada teknologi dan berskala luas. Solusi-solusi ini ditawarkan untuk sektor-sektor Pertanian, Pendidikan, Lingkungan Hidup, Keuangan, Kesehatan, TIK, dan lain-lain.

Terdiri atas dua jalur, ASB101K dapat diikuti tim-tim mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, terlepas dari angkatannya, yang berkuliah di lembaga pendidikan tinggi di Asia Tenggara. Kelompok peserta ini dapat mendaftarkan diri lewat Jalur Mahasiswa (Student Track). Sementara, usaha-usaha rintisan baru di negara mana pun di Asia Tenggara dapat berpartisipasi lewat Jalur Usaha Rintisan (Start-Up Track). Namun, usaha-usaha rintisan ini harus terbentuk setelah 1 Januari 2019.

Kompetisi ini akan mengapresiasi solusi bisnis dengan skala yang paling luas, berkelanjutan, dan inovatif. Sejumlah solusi ini harus mengatasi kendala bisnis di pasar sasarannya masing-masing. Setiap pemenang akan memperoleh hadiah tunai senilai MYR 101.000. Lebih lagi, tim-tim semifinalis juga dapat memperoleh sejumlah fasilitas dari mitra-mitra ASB101K.

“IEC@ASB bervisi menjadi konsultan kewirausahaan dan intrapreneurial yang terkemuka di Malaysia dan wilayah-wilayah lain. Kami menyadari bahwa kesuksesan bisnis tidak mudah tercapai; namun, peluang perkembangan dalam jangka panjang terbuka luas dalam ekosistem kewirausahaan yang baik dan dinamis. Kami ingin menjadi bagian penting dari ekosistem kewirausahaan tersebut. Itu sebabnya, kami sangat gembira mengadakan kompetisi ini,” ujar Prof. Loredana PadureanAssociate Dean & Faculty Director, Action Learning and the Innovation and Entrepreneurship Center, Asia School of Business.

Kompetisi ini terdiri atas tiga babak. Dalam Babak 1 (Ringkasan Eksekutif), dewan juri akan menyaring 100 tim. Pada akhir Babak 2 (Model Bisnis), 24 finalis akan lolos ke Babak 3 (Presentasi). Dua babak terakhir akan diawali dengan program pelatihan agar tim peserta dapat memperkuat model bisnis dan keahlian presentasinya.

Akibat pandemi, babak awal akan digelar secara virtual. Sementara, lokasi penyelenggaraan Babak 3 masih belum ditentukan dan bergantung pada kondisi ke depan. ASB berharap bahwa babak final berlangsung secara tatap muka. Dengan demikian, para peserta dapat memanfaatkan kampus mutakhir ASB di Kuala Lumpur.

“Demi menciptakan pemimpin-pemimpin yang siap menghadapi masa depan di Asia, kami mengutamakan peningkatan keahlian cerdas dan tajam (Smart Skills and Sharp Skills) lewat program pelatihan. Untuk terus membina ekosistem, kami juga akan melibatkan para mahasiswa, pengajar, alumni, mitra, dan investor ASB pada beragam babak di kompetisi ini,” tambah Subramonia SarmaSenior Director, Action Learning and the Innovation and Entrepreneurship Center, Asia School of Business.

Lewat kemitraan Microsoft dan ASB101K, tim-tim semifinalis akan memperoleh kupon sertifikasi yang berlaku hingga enam bulan ke depan. Kupon-kupon dari Microsoft ini akan menyediakan kesempatan bagi tim-tim semifinalis untuk mengikuti program sertifikasi hingga senilai US$180 dalam bidang Kecerdasan Buatan dan Analisis Data.

K Raman, Managing Director, Microsoft Malaysia, berkata, “Inovasi digital berperan besar di perekonomian mana pun dan berdampak positif bagi semua pihak. Kami gembira berkolaborasi dengan ASB101K yang digelar Asia School of Business, serta membekali pemimpin masa depan dengan keahlian dan materi yang diperlukan agar mereka dapat meraih kesuksesan. Kami ingin menyaksikan kemunculan usaha-usaha rintisan dan kalangan wirausaha generasi baru.”

Pendaftaran ajang ASB101K dan Babak 1 dibuka hingga 1 September 2021. Informasi lebih lanjut tentang ASB101K atau registrasi tersedia pada tautan berikut https://asb101k.com/.

Tentang Asia School of Business

Asia School of Business (ASB) didirikan Bank Negara Malaysia pada 2015 lewat kerja sama dengan MIT Sloan School of Management. ASB ingin menjadi sekolah bisnis terkemuka dunia, pusat pengetahuan dan pembelajaran yang dipadukan dengan keahlian, wawasan, dan perspektif regional Asia dan negara-negara berkembang.

Program-program akademik dan pendidikan eksekutif ASB telah memperoleh pengakuan global atas keunggulannya dalam pendidikan manajemen. Kurikulum ASB berbasiskan Action Learning dan telah memenangi penghargaan. ASB juga bermitra dengan berbagai komunitas perusahaan dan mahasiswa di seluruh dunia. Lebih lagi, ASB bertekad mengembangkan para pemimpin transformatif dan berprinsip yang kelak berkontribusi memajukan negara-negara berkembang serta wilayah lain.

Informasi lebih lanjut tentang Asia School of Business tersedia di https://asb.edu.my/, atau laman-laman LinkedInInstagram dan Facebook.

Tentang Innovation and Entrepreneurship Center, Asia School of Business (IEC@ASB)

Innovation and Entrepreneurship Center (IEC) dirancang dengan prinsip bahwa setiap orang dapat menjadi inovator dan wirausaha melalui perangkat, bimbingan, dan intervensi yang tepat. IEC menyediakan sejumlah program inovasi dan kewirausahaan bagi mahasiswa ASB, mitra perusahaan, universitas, lembaga nirlaba, dan organisasi kepemudaan lewat FabLabKL, salah satu makerspace pertama di Malaysia.

close