Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Al Washliyah Siap Dukung Ganjar Majukan Indonesia Lewat Pendidikan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Al Washliyah Siap Dukung Ganjar Majukan Indonesia Lewat Pendidikan

Didik Fitrianto Kamis, 9 November 2023 | 15:19 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Organisasi Islam asal Sumatra Utara, Al Jam'iyatul Washliyah menyatakan siap mendukung terwujudnya visi misi pasangan Ganjar-Mahfud itu. FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Organisasi Islam asal Sumatra Utara, Al Jam’iyatul Washliyah menyatakan siap mendukung terwujudnya visi misi pasangan Ganjar-Mahfud itu. Organisasi Islam yang lahir pada 30 November 1930 di Kota Medan ini akan mendukung program kerja bakal calon presiden (bacapres) 2024 Ganjar Pranowo untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna menyongsong Indonesia Emas 2045

Dukungan itu disampaikan langsung Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, Masyhuril Khamis saat Ganjar bersilaturahmi ke kantornya, Rabu (08/11/2023). Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga berdiskusi dengan jajaran pengurus Al Washliyah dari berbagai daerah di Indonesia. Ganjar berdiskusi terkait masa depan Indonesia ke depan, di antaranya persoalan pendidikan.

“Kami sepakat dengan Mas Ganjar, bahwa untuk memajukan Indonesia SDM unggul harus jadi prioritas. Caranya bagaimana, salah satunya dengan pendidikan. Apalagi kita menghadapi bonus demografi, di mana anak muda kita sekitar 147 juta dari total penduduk Indonesia,” ucap Masyhuril.

Untuk itu, Masyhuril siap membantu Ganjar mewujudkan visi misinya jika kelak Ganjar mendapat amanah sebagai presiden Indonesia. Sebagai ormas Islam yang bergerak di pendidikan, Alwashliyah siap memberikan kontribusi untuk itu.

“Kami punya ribuan lembaga pendidikan, dari yang rendah sampai perguruan tinggi. Kami siap memberikan konsep tentang bagaimana mengaktualisasikan pendidikan untuk menjadikan generasi muda kita unggul,” tambahnya.

Di hadapan para ulama itu, Ganjar menegaskan pentingnya pendidikan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sebagai ormas Islam yang peduli dan fokus pada pendidikan, Ganjar berharap mendapat masukan dari Al Washliyah terkait pengembangan SDM ke depan.

“Pendidikan memang harus jadi prioritas, anggaran kita memang harus besar untuk itu. Karena pendidikan ini, tidak hanya menyiapkan SDM unggul, tapi juga bisa menyelesaikan persoalan kemiskinan,” ucap Ganjar.

Dirinya sudah membuktikan di Jawa Tengah, melalui pendidikan Ganjar bisa menyelesaikan kemiskinan. Di Jateng, Ganjar membuat SMKN Jateng, sekolah boarding gratis untuk siswa miskin. Semua siswa miskin yang sekolah di tempat itu mendapatkan banyak fasilitas dari pemerintah, mulai SPP gratis, asrama gratis, makan gratis, baju, seragam, buku, sepatu dan banyak lagi yang lainnya secara gratis.

“Dan itu berhasil, karena semua lulusan SMKN Jateng diterima bekerja dan mereka mampu menjadi tulang punggung keluarga untuk menyelesaikan kemiskinan,” jelasnya.

Program itu, lanjut Ganjar, akan dibawa ke tingkat nasional. Untuk itu, salah satu program kerja yang menjadi prioritasnya sebagai bacapres 2024 adalah Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana.

“Kenapa kami buat program itu, karena itu bisa membereskan persoalan bangsa. Ya membentuk SDM unggul, sekaligus menyelesaikan kemiskinan,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?